nusabali

Depresi Kumat, Mantan Pasien RSJ Gantung Diri

  • www.nusabali.com-depresi-kumat-mantan-pasien-rsj-gantung-diri

Diduga depresinya kumat, mantan ODGJ (orang dengan gangguan jiwa), I Made Sukadana, nekat bunuh diri di rumahnya Banjar Kutuh Kelod, Desa Petulu, Ubud, Gianyar, Jumat (7/2).

GIANYAR, NusaBali
Korban yang setahun lalu pernah dirawat di RSJ Bangli ini gantung diri di ventilasi kamarnya menggunakan selendang warna kuning. Mirisnya, korban nekat beraksi setelah istrinya keluar rumah untuk belanja lauk pauk.

Informasi dihimpun, korban dalam kondisi gantung diri pertama kali dilihat oleh istrinya, Made Sulasni. Ketika itu, Sulasni baru tiba di rumah setelah belanja sekitar pukul 07.00 Wita. Padahal sejam sebelumnya, sang suami masih dilihat segar bugar.

Melihat suaminya gantung diri, Sulasni langsung berlari meminta tolong kepada anaknya untuk memotong selendang yang digunakan oleh korban untuk gantung diri.

Selanjutnya saksi menurunkan korban ke lantai untuk melakukan tindakan penyelamatan awal dengan memompa jantung dengan cara menekan-nekan dada korban. Karena badan korban masih hangat sehingga langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ari Canti. Saat di UGD dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, kemudian sekira pukul 08.40 Wita korban dinyatakan meninggal dunia.

Sesuai keterangan saksi, yang selaku istri korban bahwa korban sudah  menderita depresi kurang lebih selama 1 tahun. Bahkan korban sudah pernah menjalani perawatan di RSJ Bangli.

Sementara Kelian Dinas Banjar Kutuh Kelod, Desa Petulu, I Ketut Sugiarta, mengatakan dirinya sempat menangani korban sampai dilarikan ke RS Ari Canti. “Karena badannya masih hangat jadi kami tolong, kira-kira itu 30 menit setelah korban gantung diri. Sempat kami membantu menyelamatkan, tapi di RS setelah berusaha ditolong korban dinyatakan meninggal dunia. Pihak keluarga sudah merelakan kejadian itu sebagai musibah. Rencana di pihak adat hari ini dilakukan penguburan sekitar jam 4 sore,” jelas Sugiarta.

Sedangkan dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Ubud, Iptu Dewa Made Pramantara, seizin Kapolsek menjelaskan pihaknya telah melakukan olah TKP.

Hasilnya, ditemukan selendang warna kuning bercorak dengan panjang sekitar 1 meter dan ikatan simpul mati. Tinggi kosen pintu kamar 201 centi meter, dan tinggi korban 160 centi meter. *nvi

loading...

Komentar