nusabali

Pamelastian di Tanah Lot Diwarnai Hujan Deras

Karya Pangurip Gumi Pura Luhur Batukau

  • www.nusabali.com-pamelastian-di-tanah-lot-diwarnai-hujan-deras

Pamelastian Karya Pangurip Gumi Pura Luhur Batukau Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan, ke Pura Luhur Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, di hari kedua pada Wraspati Kliwon Warigadean, Kamis (30/1) sekitar pukul 16.30 Wita, diwarnai guyuran hujan lebat.

TABANAN, NusaBali

Meskipun demikian tak menyurutkan semangat krama untuk ngayah lantaran lebih dari belasan ribu yang ikut.  Menariknya lagi sebelum ke Pura Tanah Lot, Ida Bhatara Luhur Batukaru yang sempat simpang di Pura Puseh Demung Kecamatan Kediri, Ida Bhatara melintasi sungai Yeh Panahan.

Pantauan kemarin sore, setelah Ida Bhatara marerepan (menginap) di Pura Puseh kota Tabanan, iringan melasti diawali menuju Pura Puseh Demung, Kecamatan Kediri. Dalam perjalanannya, Ida Bhatara kembali melewati satu sungai aliran Tukad Yeh Panahan menuju Pura Puseh Demung, Kecamatan Kediri.

Dari Pura Puseh Tabanan, iringan melasti bergerak melalui simpang Gerokgak dan di pertigaan utara GOR Debes menuju timur atau ke jembatan Demung. Di sana Ida Bhatara melewati sebuah jembatan bambu yang sebelumnya sudah disediakan untuk melewati aliran Tukad Yeh Panahan atau Tukad Demung.

Di Pura Puseh Demung, Ida Bhatara masandekan (simpang) kemudian melanjutkan perjalanan menuju Pura Luhur Tanah Lot. Sebelum sampai di Pura Luhur Tanah Lot, iringan melasti melewati beberapa desa seperti Desa Nyitdah, Belalang, kemudian sampai Ulun Desa Beraban.

Setibanya di Desa Beraban, Ida Bhatara kembali simpang di Pura Luhur Dangin Bingin. Selanjutnya, melanjutkan prosesi melasti menuju Pura Luhur Tanah Lot. Saat perjalanan menuju Pura Luhur Tanah Lot, Ida Bhatara diiringi dengan hujan yang lebat disertai angin kencang.

Setelah sampai di Tanah Lot, upacara akan diawali dengan Tawur Labuh Gentuh, kemudian dilanjutkan dengan Padudusan Agung, hingga Mapakelem. Setelah itu, barulah beliau akan munggah (naik) ke Pura Luhur Tanah Lot dengan melantaran kerbau.

“Prosesnya cukup panjang, kira-kira agak sore beliau (Ida Bhatara) akan kembali dari Tanah Lot menuju Tabanan melalui jalur sebelumnya. Sampai di Tabanan kira-kira sudah malam sehingga beliau marerepan (menginap) di Pura Puseh Tabanan,” ujar Ketua Panitia I Karya Agung Pangurip Gumi I Wayan Arya.

Pada Jumat (31/1) hari ini akan dilanjutkan perjalanan menuju Pura Luhur Batukau, sebelum tiba di sana akan simpang di Pura Puseh Penatahan, baru menuju Desa Tengkudak. Di Pura Puseh Tengkudak, Beliau akan simpang dan marerepan. Kemudian keesokan harinya atau pada Sabtu (1/2) dilanjutkan menuju ke Pura Luhur Batukau. *des

Komentar