nusabali

Seleksi Teruna-Teruni Denpasar 2020 Diikuti 112 Peserta

  • www.nusabali.com-seleksi-teruna-teruni-denpasar-2020-diikuti-112-peserta

Seleksi Teruna-Teruni Denpasar 2020 yang mengangkat tema Omed-Omedan, dimulai dengan tes wawancara dan tes tulis.

DENPASAR, NusaBali.com
Musim pemilihan putra-putri berbakat di daerah Bali pada 2020 dimulai dengan ajang Teruna Teruni Denpasar, yang memulai seleksi tahap pertamanya pada Sabtu (11/1/2020). Seleksi pertama yang diselenggarakan di Gedung Alaya Dharmanegara ini diikuti oleh 112 peserta dari total 136 peserta yang mendaftar hingga mengikuti technical meeting. 

Dalam seleksi pertama yang diisi dengan tes wawancara dan tes tulis ini para peserta diwajibkan untuk menggunakan pakaian adat ke pura. “Pertama-tama kita sebagai orang Bali pasti melihat dari kesiapannya. Jika mereka sudah siap, mereka pasti akan mengikuti ketentuan panitia, bagaimana kesiapan penampilan mereka, kesiapan berbusana. Yang kedua, melalui pakaian adat kita juga bisa melihat taksu,” ujar Ida Bagus Gede Surya Khamajaya, ketua panitia pemilihan Teruna-Teruni Denpasar 2020.

Adapun pemilihan yang akan dilaksanakan dalam tiga tahap ini mengusung tradisi Omed-Omedan asli Sesetan, Denpasar, sebagai tema yang diangkat dalam pemilihan kali ini. “Kami membawa misi untuk meluruskan pandangan di masyarakat bahwa Omed-Omedan itu adalah budaya yang tabu, padahal kan tidak. Mungkin dalam melakukan budaya memang, laki-laki dan perempuan itu berpelukan, tapi budayanya kan memang seperti itu. Dan kebanyakan orang pun tidak tahu rulesnya. Jadi kami membawa misi untuk meluruskan bahwa Omed-Omedan itu pure budaya kita, dan bukan sesuatu yang berbau tabu,” lanjut Gede Surya. 

Tema ini, nantinya akan diwujudkan melalui tarian kontemporer yang bercerita mengenai tradisi ini. Koreografi untuk tarian ini belum sepenuhnya rampung, namun konsep telah disiapkan oleh salah satu Teruna Denpasar tahun 2011, Sigit Paramartha. “Itu disiapkan oleh Kak Sigit, beliau kebetulan memang di seni tari. Koreo belum sepenuhnya rampung, kami masih menunggu 10 besar juga untuk melengkapi koreonya, namun konsep sudah ada. Tapi nanti akan ada hal yang baru juga, jadi ditunggu saja,” tutup Gede Surya.*yl

loading...

Komentar