nusabali

Tahun 2020, Klungkung Optimalkan Pengolahan Sampah

  • www.nusabali.com-tahun-2020-klungkung-optimalkan-pengolahan-sampah

Pemkab Klungkung telah mengambil langkah-langkah bidang pengolahan sampah. Namun sampah masih banyak ditemukan di lapangan.

SEMARAPURA, NusaBali

Untuk mengatasi itu, tahun 2020 pengolahan sampah akan lebih dioptimalkan dan pasti.  “Kmi akan bekerja lebih maksimal sehingga teknologi TOSS (tempat olah sampah setempat) benar-benar bisa dirasakan manfaatnya,” ujar Bupati Suwirta, Senin (6/1).

Bupati Suwirta menjelaskan, kini sampah di pasar sudah mulai dipilah antara plastik dan organik. Rumah tangga akan semakin diingatkan untuk  memilah sampah  dari rumah. "TOSS Center Karangdadi (Desa Kusamba, Kecamatan,Red), tahun ini akan dianggarkan dana Rp 2,7 miliar dan nantinya akan terdapat pusat belajar/learning center tentang TOSS," ujarnya.

Jelas Bupati, sampah yang tiba di TOSS itu sudah dipilah. Sampah plastik akan dibeli oleh swasta, sedangkan sampah organik akan dicacah untuk menjadi serbuk. Sampah menjadi listrik tetap ada di TOSS Center. Lahan tiga hektare juga sudah disiapkan untuk menjadi demplot memanfaatkan pupuk organik hasil olahan dari sampah melalui metode Ozaki, Jepang. "Semua sampah langsung diolah dan  tidak ada sampah yang menumpuk," ujarnya.

Kepada Dinas Lingkugan Hidup dan Pertanahan Klungkung AA Kirana, Bupati Suwirta memerintahkan untuk secepatnya mempertegas imbauan pemilahan sampah dari rumah. Sehingga sampah yang masuk TOSS Center sudah terpilah dan bisa secepatnya diolah.

“Tidak boleh ada sampah yang menumpuk memanfaatkan semua teknologi yang ada, seperti dijadikan peyeum, maupun diolah menjadi pupuk melalui metode Ozaki, Jepang," ujarnya.

Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Gde Anom, meninjau langsung kondisi TOSS Center di Dusun Karangadadi, Desa Kusamba, Klungkung, Selasa (7/1) sekitar pukul 14.00 Wita. Kunjungan ini untuk mengetahui kapan TOSS ini akan beroperasi dan sistem pengeoperasiannya, dewan akan menggelar rapat kerja dengan dinas terkait. "Minggu ketiga pada Januari 2020 ini kami akan menggelar rapat kerja," ujarnya.

Dia menemukan beberapa pilar bangunan tidak pas di tengah-tengah untuk menyangga bagian atasnya. "Kami akan tanyakan masalah ini saat raker nanti," katanya. *wan

loading...

Komentar