nusabali

Ops Zebra, 2.601 Kendaraan Ditilang di Gianyar

Di Jembrana, 1.490 Pelanggar Ditilang

  • www.nusabali.com-ops-zebra-2601-kendaraan-ditilang-di-gianyar

Satlantas Polres Gianyar menjaring 2.601 pelanggaran selama dua pekan pelaksanaan Operasi Zebra Agung 2019 yang digelar sejak, Rabu (23/10) hingga Selasa (5/11).

GIANYAR, NusaBali

Selain melakukan penindakan, sebanyak 339 pengguna jalan mendapat teguran agar lebih tertib berlalu lintas.  KBO Lantas Polres Gianyar Iptu Anton Suherman, seizin Kasat Lantas Polres Gianyar, AKP Laksmi Trisna Dewi Wieryawan ditemui, Rabu (6/11) mengatakan kesadaran masyarakat Gianyar tertib berlalu lintas mulai meningkat. Hal tersebut tampak dari kualitas dan kuantitas pelanggaran dibandingkan Ops Zebra tahun 2018 lalu.

"Tahun lalu sekitar 4.000-an pelanggaran. Tahun ini 2.601 pelanggaran. Tampak ada penurunan, masyarakat sudah mulai meningkatkan kesadaran tertib lalin," ungkapnya. Namun demikian, pihaknya tidak ingin berpuas diri. Sebab, sebagian besar pelanggaran justru dilakukan kaum milenial yang masih duduk di bangku SMA.

Tercatat bahwa pelanggar terbanyak dari pengendara roda dua dengan rentang usia 14 sampai 30 tahun.  Sementara berdasarkan profesi, pelajar SMA yang terjaring sebanyak 925 orang. Rata-rata belum punya SIM dan lupa pakai helm. "Ini yang jadi PR kita ke depan, agar kaum milenial ini sadar tertib lalin sehingga menjadi contoh bagi masyarakat pengguna jalan," terangnya.

Lebih rinci, pelanggar lalu lintas yang tidak memiliki SIM tercatat sebanyak 881 orang, tidak menggunakan sabuk keselamatan sebanyak 270 orang, tidak memakai helm sebanyak 849 orang, tanpa STNK sebanyak 165 orang dan yang melawan arus sebanyak 424 orang.

Dikatakannya, selama operasi Zebra Agung 2019 juga terjadi penurunan jumlah kecelakaan dibanding saat Operasi Zebra 2018. “Ada 8 kecelakaan terjadi saat operasi berlangsung dengan 1 korban meninggal dunia, sedangkan tahun sebelumnya ada 11 kecelakaan dengan 4 korban meninggal dunia,” kata Iptu Anton.

Sementara itu, selama dua pekan pelaksanaan Operasi Zebra Agung 2019 mulai Rabu (23/10) hingga Selasa (5/11), jajaran Satlantas Polres Jembrana menjaring sebanyak 1.490 pelanggar lalu lintas di wilayah hukum Polres Jembrana. Dari total 1.490 pelanggar, itu 1.350 diantaranya langsung diganjar sanksi tilang, dan 140 diberikan sanksi teguran.

Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Shinta Ayu Pramesti, Rabu (6/11), mengatakan, jumlah pelanggaran lalu lintas selama Operasi Zebra tahun ini, juga meningkat dibanding Operasi Zebra tahun 2018 lalu. Tahun lalu, terjaring sebanyak 1.134 pelanggar lalu lintas, dengan 1.098 pelanggar ditilang dan 36 pelanggar diberikan sanksi teguran. “Meningkat 356 pelanggar. Untuk yang tilang meningkat 252, dan teguran meningkat 104,” ujarnya. *nvi

loading...

Komentar