nusabali

Puluhan UMKM dan Industri Dipertemukan

  • www.nusabali.com-puluhan-umkm-dan-industri-dipertemukan

Para pelaku usaha kecil mikro menengah (UMKM)  dipertemukan kalangan industri, Kamis (19/9)  ini di Bali Creative Industry Center (BCIC), Tohpati, Kesiman Kertalangu, Denpasar.

DENPASAR, NusaBali

Tujuannya mempertajam implementasi Peraturan Gubernur Nomor  99 Tahun 2018, tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian Peternakan Perikanan dan Industri Lokal Bali.  

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dagprin) Bali I Putu Astawa, mengatakan pertemuan tersebut merupakan upaya yang terus-menerus dilakukan, untuk mempertajam pelaksanaan Pergub tersebut. “Sebagaimana diharapkan salah satu pemberdayaan UMKM memang dengan memanfaatkan produk tersebut oleh kita sendiri, masyarakat dan pihak pengusaha/industri),”  ujar Astawa didampingi Kabid Perindustrian I Gede Suamba.

Para pelaku UMKM tersebut, didominasi UMKM fesyen dan handicraft.  “Karena di Bali kan memang basisnya fesyen dan handicraft,” ujarnya.Selain itu, tentu saja produk-produk UMKM lain dengan jenis usaha yang berbeda. Di antaranya produk makanan dan minuman dan yang lainnya. “Ini menjadi ajang lebih jauh, komunikasi dan saling penjagagan pada akhirnya tentu diharapkan transaksi,” kata Astawa.

Astawa mengklaim, terjadi peningkatan produksi dan penjualan produk-produk lokal, khususnya fesyen menyusul penerapan Pergub 99/2018. Salah satunya penjualan fesyen kategori busana adat. "Pergub ini jelas berdampak positif," ujar Astawa.

Pihak industri yang akan dipertemukan, di antaranya industri pariwisata  (PHRI), Aprindo dan asosiasi industri yang lain. Tidak kurang dari 50 UMKM yang dihadirkan untuk menjajal produk mereka. Ujar Astawa, penajaman Implementasi akan berlanjut terus. " Tidak hanya sekali saja," tegasnya. *k17

loading...

Komentar