nusabali

Dituduh Plagiat, Katy Perry Ngotot Tak Bersalah

  • www.nusabali.com-dituduh-plagiat-katy-perry-ngotot-tak-bersalah

Solois Katy Perry dan rekan kolaborasinya dalam single Dark Horse (2013) menyebut bahwa keputusan hakim untuk kasus tuduhan plagiarisme merupakan sebuah 'parodi keadilan'.

JAKARTA, NusaBali

Melansir NME, pihak Perry berkeras bahwa mereka tidak melakukan pelanggaran. Pernyataan ini dikeluarkan oleh Christine Lapera, pengacara Perry, pada Jumat (2/8) lalu. Mereka mengatakan bahwa 'tidak ada pelanggaran' dan 'tidak ada akses atau kesamaan yang substansial' antara Dark Horse dengan Joyful Noise seperti yang dituduhkan oleh Marcus Gray alias Flame.

Dalam pernyataan tersebut, Lapera juga menegaskan bahwa satu-satunya kesamaan antara kedua lagu adalah ekspresi yang tidak dapat dilindungi karena berulang, dengan spasi yang sama antara not C dan B'. Keputusan hakim atas tuduhan plagiarisme ini disebut membuat kecewa para ahli musik.

Keputusan tersebut juga memicu perdebatan dan argumen di dunia hiburan secara umum. Musisi, komposer, dan para ahli musik lainnya bersama-sama berdiskusi mengenai perbandingan Dark Horse dan Joyful Noise.

Paul Croteau, seorang komposer yang membuat musik untuk acara Keeping Up With The Kardashian dan American Greed turut memprotes keputusan juri dalam unggahan di Instagram.

Di situ, ia menulis pesan bahwa menurutnya, kedua lagu yang jadi masalah itu memiliki kunci, tempo, not, dan beat yang tidak sama. "Tempo dan kunci yang berbeda, not dan beat yang berbeda. Musik trap itu berulang dan dalam kunci minor. Alurnya mirip, ya. Sebuah jiplakan? Tidak," ujarnya seperti dilansir cnnindonesia.

Croteau juga mengatakan bahwa Perry telah 'dirampok'. "Katy Perry telah 'dirampok' oleh juri yang tidak mengerti musik," ujarnya. *

loading...

Komentar