nusabali

Kalahkan Taiwan, Indonesia Tantang Jepang di Semifinal

  • www.nusabali.com-kalahkan-taiwan-indonesia-tantang-jepang-di-semifinal

Tim bulutangkis Indonesia akan menghadapi unggulan pertama, Jepang pada semifinal Piala Sudirman 2019 di Nanning, China, Sabtu (25/5).

Nanning, Nusa Bali

Indonesia lolos ke semifinal usai mengalahkan Taiwan 3-2, dalam laga perempatfinal yang ketat, Jumat (24/5). Sedangkan Jepang mengalahkan Malaysia 3-0.

"Ganda putra dan ganda putri luar biasa penampilannya. Mereka tahu jika mereka adalah pagarnya kita, andalan kita," ungkap Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PBSI Susi Susanti di Nanning, China.

Di partai pembuka ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo membuka keunggulan 1-0 bagi Indonesia dengan mengalahkan ganda putra Taiwan Lee Yang/Wang Chi-Lin, 21-17 21-17.

Namun, setelah itu Indonesia menderita kekalahan di dua partai selanjutnya. Yakni, Gregoria Mariska Tunjung kalah di tangan peringkat satu dunia Tai Tzu Ying 16-21, 14-21. Lalu Jonathan Christie, yang tampil di bawah perfoma, takluk 11-21 13-21 atas tunggal putra Taiwan Chou Tien Chen.

Walaupun tertinggal 1-2, kekompakan dan kebersamaan tim mampu membawa tim Indonesia memenangi dua partai terakhir melawan Taiwan itu. Yakni, dari pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Greysia/Apriyani mengalahkan Pai Yu Po/Wu Ti Jung , 21-13 21-7. Lalu Praveen/Melati menghajar Wang Chi-Lin/Hsieh Pei Shan 21-17 21 15..

"Pada saat pengarahan kami arahkan pada semua tim bahwa kita harus kompak. Kita harus bantu dan dukung semua pemain yang ada di lapangan," ungkap peraih medali emas Olimpiade 1992 itu.

Susi berharap sektor tunggal di partai semifinal melawan Jepang, mampu membuat kejuatan dan mencuri poin. Susi meminta tak usah berpikir menang atau kalah tapi bagaimana menjaga poin demi poin sehingga permainan itu tidak cuma ketat tapi siapa tahu membuat kejutan.

"Walau pun di atas kertas lawan lebih unggul, tak ada yang tak mungkin dalam pertandingan ini karena unggulan-unggulan juga bisa kalah. Hal itu yang mungkin menjadi evaluasi pembelajaran supaya ke depannya bisa lebih baik," kata Susi. *ant

loading...

Komentar