nusabali

Mapepada Hewan Tawur di Catus Pata Klungkung

  • www.nusabali.com-mapepada-hewan-tawur-di-catus-pata-klungkung

Panitia Tawur Kasanga melaksanakan upacara Mapepada di Catus Pata Klungkung, Anggara Wage Matal, Selasa (5/3).

SEMARAPURA, NusaBali

Mepepada untuk menyucikan semua jenis wawalungan (hewan kurban) yang akan digunakan dalam Tawur Kasanga, Rabu (6/3), atau sehari menjelang Nyepi Tahun Caka 1941.

Untuk tawur kali in, Desa Nyanggelan, Kecamatan Banjarangkan bertindak selaku pangrajeg (pelaksana) karya. Hewan tersebut disucikan dan dituntun murwa daksina atau berputar tiga kali putaran sesuai arah jarum jam, mengelilingi Patung Kanda Pat Sari di Catus Pata. Prosesi ini diiringi gamelan Baleganjur.

Upacara Mapepada dipuput sulinggih Ida Dalem Surya Dharma Sogata dari Puri Agung Klungkung dan dihadiri Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta dan Ny Sri Kasta didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Dan Olahraga (Budpora) I Nyoman Mudarta, jajaran OPD di lingkungan Pemkab Klungkung, dan masyarakat.

Pangenter upacara Dewa Soma mengatakan upacara ini menggunakan pelbagai jenis wawalungan dan sarana lainnya. Semua jenis wawalungan dan sarana lainnya, yang nantinya akan digunakan terlebih dahulu disucikan melalui upacara Mapepada. Semua hewan didoakan kepada ke para dewa sesuai dengan pengelompokannya. Untuk binatang berkaki dua didoakan ke Dewa Iswara, binatang kaki empat didoakan ke Brahma, binatang yang merangkak seperti penyu didoakan kehadapan Mahadewa. Sedangkan untuk ikan dan binatang tanpa kaki didoakan kepada Dewa Wisnu. Selanjutnya untuk pepohonan seperti pohon pisang dan belimbing didoakan kepada Dewa Siwa. “Proses purwa daksina ini bertujuan agar dikehidupan mendatang, para binatang dan sarana upakara lainnya, dapat menjalani kehidupan yang lebih baik lagi,” ujarnya. *wan

Komentar