nusabali

Lukisan Wayang Kaca dan Megoak-goakan Diusulkan Jadi WBTB

  • www.nusabali.com-lukisan-wayang-kaca-dan-megoak-goakan-diusulkan-jadi-wbtb

Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng kembali mengusulkan kesenian asli Buleleng menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia.

SINGARAJA, NusaBali

Tahun ini ada dua jenis kesenian yang diusulkan, yakni lukisan wayang kaca di Desa Nagasepaha, Kecamatan/Kabupaten Buleleng dan permainan tradisional magoak-goakan yang masih lestari di Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng, Gede Komang mengatakan, dipilihnya dua jenis kesenian itu setelah dilakukan penjajakan dan pertimbangan intern. Dari hasil kajiannya permainan tradisional magoak-goakan yang konon dimulai saat masa kerajaan I Gusti Panji Sakti akan menyerang Blambangan, tentu memiliki usia yang cukup lama. Apalagi permainan ini masih lestari di Desa Panji dan dipentaskan di berbagai event besar di Buleleng sebagai penghargaan terhadap sejarah.

Sedangkan lukisan wayang kaca yang kini masih diproduksi masyrakat Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng, juga merupakan jenis kesenian satu-satunya di Bali. “Kami sudah ajukan dua ini ke melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, yang nanti akan dilanjutkan ke Pusat untuk usulan WBTB-nya. Kami sih maunya mengusulkan lebih dari dua, seperti tahun lalu, karena Buleleng memiliki kekayaan seni dan budaya sangat beragam,” ungkap Gede Komang.

Seperti misalnya di permainan tradisional, Buleleng melalui catur desa (Munduk, Gobleg, Umajero, Gesing) punya tradisi magangsing, yang tentunya sangat berbeda dengan tradisi magangsing yang ada di sejumlah wilayah Indonesia. Apalagi soal tarian dan juga situs cagar budaya yang menurutnya layak untuk mendapat pengakuan secara nasional.

Pihaknya pun mengaku akan melakukan penggalian data kembali jenis kesenian yang ada di Buleleng, untuk diajukan menjadi WBTB Indonesia.”Selain mendapat pengakuan ini sebagai bukti tertulis bahwa kesenian itu milik dan ada di Buleleng. Ini juga sebagai perlindungan dan antisipasi pengklaiman negara atau daerah lain atas kesenian yang kita punya,” jelasnya.*k23

loading...

Komentar