nusabali

Panglingsir Puri Singaraja Bantah Beri Gelar

  • www.nusabali.com-panglingsir-puri-singaraja-bantah-beri-gelar

Fadli Zon mendapat penghargaan karena berjasa di bidang seni, adat dan budaya dengan memiliki museum yang menyimpan buku, lontar dan keris.

Kontroversi Pemberian Gelar Sri Paduka Raja Fadli Zon


SINGARAJA, NusaBali
Kabar pemberian gelar ‘Sri Paduka Raja’ kepada Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon oleh Puri Singaraja mengundang kecaman warganet. Mereka menilai pemberian gelar paduka raja itu tidak pantas karena kader Partai Gerindra ini dianggap belum berbuat banyak untuk Buleleng dan Bali.

Namun, Panglisir Puri Singaraja, Anak Agung Ngurah Ugrasena membantah telah memberikan gelar ‘Sri Paduka Raja’ pada Fadli Zon. “Tiang juga kaget, kok seperti ini, saya tidak memberikan gelar raja, yang saya berikan hanya penghargaan,” kata AA Ngurah Ugrasena yang dikonfirmasi Senin (2/4) siang melalui sambungan telepon.

Agung Ugrasena saat ditelepon mengaku dalam perjalanan ke Bone, Sulawesi Selatan dalam rangka menghadiri undangan Kesultanan Bone.

Agung Ugrasena mengatakan, ia cukup kaget dengan berita pemberian gelar Yang Mulia Sri Paduka Raja pada Fadli Zon yang kemudian viral di media sosial.  enurutnya, dia hanya memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap sosok Fadli Zon yang dianggap berjasa dalam menjaga budaya Indonesia.

Fadli Zon selain sebagai Ketua Umum Sekretariatan Nasional Perkerisan, juga memiliki museum yang menyimpan buku, lontar dan keris. “Tiang juga heran, padahal Tiang hanya memberikan penghargaan, bukan gelar (Sri Paduka Raja,red),” ujarnya.

Dijelaskan, sejak tahun 2006 silam, pihaknya sudah memberikan penghargaan kepada para tokoh daerah maupun nasional yang berjasa di bidang seni, adat dan budaya. “Penghargaan diberikan setiap event seperti ulang tahun Puri. Banyak tokoh nasional yang kita berikan, seperti Ibu Megawati Sukarno Putri, dan juga tokoh Buleleng pernah kita berikan seperti Kelian Desa Pakraman Buleleng, Pak Sutrisna,” ungkapnya.

Pemberian gelar Sri Paduka Raja pada Wakil Ketua DPP Partai Gerindra ini sudah viral di media sosial. Berbagai tanggapan kontroversi disampaikan oleh warganet. Akun Komang Sri dalam status mengatakan, “Minab raja buleleng niki mdue penyingakan tpi tidak punya hati, masak ngsi gelar yang mulia bla 2….Sama orang stress suka nyinyir si zonk, maaf apa yang sudah dikontribusikan buat Indonesia, trutama bali ya sperti namanya zonk alias nol.”

Sementara salah satu keluarga Puri Singaraja, AA Brawida yang dikonfirmasi terpisah mengaku akan mengadakan pertemuan keluarga terkait dengan kabar pemberian gelar Sri Paduka Raja tersebut. Hanya saja Brawida tidak menyebut, apakah pemberian gelar itu dimasalahkan atau tidak. “Mudah-mudahan nanti malam (kemarin malam,red) sudah ada hasilnya, nanti tiang sampaikan kalau sudah ada hasilnya,” ujar adik dari AA Ngurah Ugrasena ini. *k19

Komentar