nusabali

Badung Gelar Vaksinasi HPR pada April Mendatang

  • www.nusabali.com-badung-gelar-vaksinasi-hpr-pada-april-mendatang

Pemkab Badung bakal melakukan vaksinasi massal hewan penular rabies (HPR), yakni anjing, monyet, dan kucing, pada April mendatang

MANGUPURA, NusaBali

Tahun ini target vaksinasi sebanyak 92 ribu lebih HPR. Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Gede Asrama, mengatakan program vaksinasi massal ini rutin digelar tiap tahun. Jika selama tahun 2017, program vaksinasi yang dicanangkan berhasil memvaksin 87 ribu lebih HPR, pada tahun ini target pemerintah menjadi 92 ribu.

“Jadi kami targetkan 92 ribu HPR pada tahun ini bisa tervaksin. Karena terbukti seperti tahun lalu (2017) setelah program vaksinasi missal, kasus rabies menurun,” ungkap Asrama, Minggu (7/1).

Pada Januari–Maret 2017 atau sebelum program vaksinasi massal digeber,  tercatat muncul delapan kasus rabies di Badung. Namun setelah dilakukan vaksinasi massal pada rentang April–September, hanya satu kasus yang ditemukan. Total sepanjang tahun 2017 ada sembilan kasus rabies.

Asrama menambahkan, kasus pada 2017 jauh menurun dibandingkan dua tahun sebelumnya. “Pada tahun 2015 ditemukan 15 kasus rabies, kemudian pada 2016 tercatat ada 14 kasus. Tapi setelah kami gelar vaksinasi massal, turun menjadi hanya sembilan kasus,” tuturnya.

Kasus yang terjadi pada 2017 tersebut sebagian terjadi di wilayah Kuta Selatan yakni kawasan Jimbaran, Ungasan, dan Benoa. Ada juga yang terjadi di Badung Utara yakni Desa Jagapati, Kecamatan Abiansemal.

Walau secara grafik kasus rabies mengalami penurunan, tetapi pihaknya tak akan berhenti melakukan vaksinasi. Ini demi mengantisipasi kasus rabies kembali meningkat. Untuk itu pada 2018, pihaknya telah memprogramkan vaksinasi massal pada April mendatang. “Rentang waktunya tak jauh berbeda dari tahun sebelumnya, yakni April-September,” kata Asrama.

Disinggung soal anggaran, menurutnya masih dipatok sama dengan tahun 2017 sebesar Rp 1 miliar. “Anggaran menggunakan sharing dana dari APBN, Pemprov Bali, maupun dari Pemkab Badung,” katanya.

Untuk diketahui berdasarkan pengalaman tahun 2017, program vaksinasi massal melibatkan 16 tim, satu tim terdiri enam petugas. Ditambah petugas 2 orang dari desa/kelurahan, jadi ada tambahan petugas 124 orang. Total anggaran yang disiapkan sekitar Rp 1 miliar. *asa

Komentar