nusabali

Derita Insomnia, Tora Sudiro Dipindah ke RSKO

  • www.nusabali.com-derita-insomnia-tora-sudiro-dipindah-ke-rsko

Hari-hari aktor Tora Sudiro terasa berat pasca ditahan polisi akibat kepemilikan obat penenang Dumolid.

JAKARTA, NusaBali
Selama empat hari berada dalam tahanan, Tora mengalami insomnia. Tora memang mengidap syndrome tourette, insomnia, depresi dan kecemasan yang dialami sejak lama. Itulah yang menjadi salah satu alasan mengapa Tora mengonsumsi dumolid.
 
"Dia kena penyakit syndrome tourette, suka goyang-goyang gitu kan palanya. Itu udah dua tahun dia (sakit). Kalau dia cemas atau apa, gitu goyang-goyang, tangannya gini-gini (bergoyang) dia sama kepala," jelas Lydia Wongsonegoro.
 
"Dia sudah berobat, pasti ada obat-obatan yang dari dokter, cuma ke sininya udah deh beli yang sembarang karena nggak bisa tidur juga. 30 butir (Dumolid) itu stok untuk dipakai sendiri," lanjutnya.
 
Namun apa mau dikata, obat yang membuat kondisinya jauh lebih baik itu, kini justru menyeret dirinya ke dalam masalah hukum karena dianggap menyalahgunakan obat keras.
 
"Jadi kita mengajukan (surat perintah pengalihan penahanan) karena memang Tora sakit. Empat hari selama ditahan dia nggak pernah tidur," ungkap pengacara Tora Sudiro, Lydia Wongsonegoro di kawasan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (7/8) malam.
 
Syndrome Tourette adalah penyakit neuropsikiatrik yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan yang spontan (tic) tanpa bisa mengontrolnya. Penyakit ini diwariskan secara turun-temurun dan seringkali dikaitkan dengan pengeluaran ucapan kata-kata kotor, kasar, atau menghina yang tak dapat ditahan. Lydia menuturkan, meski mengalami insomnia, suami artis Mieke Amalia itu tak pernah mengeluh. Senyum dan candanya selalu menyambut siapa saja yang datang mengunjunginya.
 
"Tadi malam saya sama dia, dia tuh nggak pernah ngeluh. Saya tanya, bagaimana Tora? Panas nggak? Dia jawab, nggak apa-apa kan jadi kurus. Dia nggak pernah ngeluh. Tapi, satu pertanyaan, kamu bisa tidur nggak? Dia bilang, nggak bisa sih," ceritanya menirukan percakapannya saat bersama bintang film 'Warkop DKI Reborn 2' itu.
 
Setiap kali ada yang mengunjungi, Tora Sudiro diungkapkan Lydia tak pernah menceritakan kondisinya. Dia justru menanyakan kegiatan dan aktivitas para sahabat yang datang. Akibat insomnia yang dialaminya, Tora Sudiro disebut hanya bisa 'tidur ayam'. Terlebih tak ada obat yang membantu untuk memperbaiki kondisinya.
 
Karena pertimbangan kesehatan, Lydia sebagai kuasa hukum akhirnya mengajukan permohonan untuk dilakukan assessment. Itu diperuntukan agar diketahui apa tujuan bintang iklan minuman ini memiliki dan mengonsumsi Dumolid.
 
"Dan, saya dapat kabar tadi dari dokter di BNN bahwa Tora harus segera mendapatkan pengobatan. Karena kalau tidak Tora bisa tambah parah dan tambah parah dan susah untuk mengobatinya lagi," imbuhnya.
 
Saat ini bintang film 'Warkop DKI Reborn 2' itu resmi menjalani rehabilitasi di RSKO Cibubur. Tora resmi menjalani rehabilitasi setelah polisi menyetujui surat perintah pengalihan penahanan dari Rutan Polres Metro Jakarta Selatan ke RSKO Cibubur. *

Komentar