nusabali

BPR Jembrana Dianggarkan Rp 3,5 Miliar

  • www.nusabali.com-bpr-jembrana-dianggarkan-rp-35-miliar

Eksekutif dan legislatif sepakat pasang anggaran Rp 3,5 miliar pada APBD Perubahan untuk pembentukan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Kabupaten Jembrana. 

NEGARA, NusaBali
Pembentukan BPR Jembrana sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) merupakan dorongan legislatif.

Ketua Komisi B DPRD Jembrana, I Nyoman Sutengsu Kusumayasa mengatakan, Ranperda tentang BPR Jembrana telah disetujui menjadi Perda. “Sekarang tinggal pembentukan BPR,” kata Sutengsu, Selasa (1/8). Dikatakan, pembentukan BPR Jembrana telah dianggarkan Rp 3,5 miliar pada ABPD Perubahan Jembrana 2017. Anggaran itu mencakup kajian, perizinan, jajaran pengurus, AD/ART, dan lain sebagainya. 

Kesiapan pembentukan BPR akan diserahkan kepada eksekutif. “Kami minta ada seleksi pengurus. Boleh membentuk panitia seleksi, tetapi harus melibatkan orang-orang ahli dan independen sehingga mendapat pengurus yang berkompeten,” pinta anggota dewan yang akrab disapa Suheng ini. Setelah persiapan pembentukan BPR rampung, akan kembali digelontorkan dana sebesar Rp 3 miliar pada APBD Jembrana 2018. 

Dana Rp 3 miliar itu dipergunakan sebagai modal awal operasional BPR yang akan disetorkan ke Otoritas Jasa Keungan (OJK). “Investasi untuk mendirikan BPR mencapai Rp 6,5 miliar. Kami targetkan BPR ini sudah mulai beroperasi tahun 2018 nanti,” tambah politisi PDIP asal Desa/Kecamatan Pekutatan ini.

BPR yang diharapkan menjadi penunjanh Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jembrana ini akan dikelola dalam bentuk PT. Setelah mulai beroperasi, bank milik Pemkab Jembrana untuk umum ini juga dirancang dapat mengelola berbagai keuangan di lingkungan Pemkab Jembrana. Seperti transfer dana dari pusat, gaji pegawai, dan lain-lainnya. Termasuk ada target bekerjasama dengan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) se-Jembrana.

Di samping mempersiapkan pembagunan BPR, Pemkab Jembrana telah menanam modal sebesar Rp 12,5 miliar di Bank Pembangunan Daerah (BPD) pada tahun 2016. Saham yang sudah tersimpan di BPD itu dipastikan tetap dibiarkan. “Jika BPR sudah beroperasi, tentu akan ada perbandingan. Berapa labanya menanam modal Rp 12,5 miliar di BPD dengan menanam modal Rp 6,5 miliar di BPR,” tandas Suheng. *ode

Komentar