nusabali

Badung Targetkan Lonjakan Wisatawan Jerman hingga 40 Persen

  • www.nusabali.com-badung-targetkan-lonjakan-wisatawan-jerman-hingga-40-persen

MANGUPURA, NusaBali - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Badung menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan dari Jerman sebesar 30-40 persen. Guna merealisasikan target itu Dispar pun telah melaksanakan sales mission ke Jerman yang juga berkolaborasi dengan Aliansi Promosi Pariwisata Indonesia (APPI) pada 27 Februari hingga 4 Maret 2024.

Kepala Dinas Pariwisata Badung I Nyoman Rudiarta, mengatakan Jerman merupakan salah satu sumber kunjungan wisatawan terbesar ke Bali. Strategi sales mission ini diharapkan dapat membuka kembali pintu bagi wisatawan Jerman untuk menikmati keindahan dan keramahan pulau dewata.

“Jumlah peningkatan kunjungan yang cukup signifikan terjadi dari tahun 2022-2024 ini. Jerman termasuk ke-10 besar kunjungan wisatawan ke Bali di tahun 2023 yakni sebanyak 196 ribu kunjungan. Dengan sales mission ini, kami memprediksi akan terjadi peningkatan sebanyak 30-40 persen dari jumlah itu,” kata Rudiarta saat dijumpai saat konferensi pers di Ruang Sapta Pesona, Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Kamis (14/3) siang.

Dalam sales mission di Jerman, Rudiarta menekankan jika kegiatan tersebut merupakan langkah strategis dalam mewujudkan lima sasaran utama untuk pemulihan dan pengembangan pariwisata di Kabupaten Badung. Lima sasaran tersebut meliputi peningkatan kunjungan wisatawan, baik mancanegara maupun domestik, peningkatan daya tarik wisata, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan ekonomi kreatif, peningkatan pendapatan dan produksi daerah, serta peningkatan kualitas industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

Selain menyasar negara Jerman, di tahun 2024 ini pihaknya juga akan melakukan kegiatan serupa di India. Menurutnya, India dan Jerman dipilih berdasarkan volume kunjungan wisatawan ke Bali, di mana Jerman berada di peringkat 10 besar, sedangkan India berada di posisi kedua pada tahun 2023.

Salah satu fokus utama kegiatan sales mission ini adalah untuk memperbarui informasi tentang destinasi dan kondisi terkini di Bali, khususnya Kabupaten Badung. Sebagai contoh, penataan Pantai Seminyak, Legian, dan Kuta (Samigita) dengan jogging track yang menghubungkan Pantai Kuta hingga Seminyak diharapkan dapat menarik minat wisatawan yang tertarik dengan kegiatan olahraga.

Selain promosi di luar negeri, Dispar Badung juga intensif melakukan promosi di pasar domestik, mengingat pentingnya sinergi antara pasar internasional dan domestik dalam pemulihan industri pariwisata. Tiga kota yang disasar yakni Yogyakarta, DKI Jakarta, dan Medan.

Sementara, Ketua Aliansi Promosi Pariwisata Indonesia (APPI) Gufron, mengungkapkan bahwa Bali tetap menjadi destinasi utama bagi wisatawan asal Jerman, Swiss, dan Austria. Karakteristik wisatawan dari ketiga negara tersebut memiliki kesamaan, seperti kecenderungan mencari destinasi pantai yang bersih dan nyaman.

Menurut Gufron, faktor pantai yang melimpah di Badung menjadi daya tarik utama bagi wisatawan dari Jerman dan negara berbahasa Jerman lainnya. Selain itu, rata-rata tinggal wisatawan Jerman di Bali mencapai 10-14 hari, bahkan bisa mencapai 21 hari, menunjukkan potensi pendapatan yang signifikan bagi daerah setempat.

“Selanjutnya mereka senang mengonsumsi bir. Kami berharap pendapatan Badung bisa tinggi karena kualitas tamu Eropa yang kami anggap menjadi prioritas,” tambahnya.

Gufron juga menjelaskan, sales mission di Jerman, khususnya di daerah München dan Frankfurt, merupakan langkah strategis dalam memperkenalkan kembali Bali dan Badung sebagai destinasi wisata unggulan pascapandemi Covid-19. Gufron menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh 140 agen perjalanan dari dua kota tersebut, tetapi juga dihadiri oleh mitra bisnis Eropa yang telah memberikan kontribusi besar terhadap jumlah wisatawan Jerman yang berkunjung ke Bali. “Kami turut menggandeng airlines sebagai sponsor yakni Turkishairline,” katanya.

Sementara, Ketua Komisi 2 DPRD Badung I Gusti Lanang Umbar, sangat menyambut baik kegiatan sales mission ke Jerman ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Bali khususnya Badung. @ ol3

Komentar