nusabali

Satgas Pangan Kepolisian Cek Harga Bahan Pokok

  • www.nusabali.com-satgas-pangan-kepolisian-cek-harga-bahan-pokok

SINGARAJA, NusaBali - Satgas pangan Polres Buleleng di bawah Sat Reskrim mengecek harga komoditas pangan menjelang Hari Raya Kuningan dan Nyepi Tahun Saka 1946. Pengecekan ini bertujuan untuk pengawasan ketersediaan dan kestabilan harga kebutuhan pokok di masyarakat.

Pengawasan juga dilaksanakan pada tingkat retail dan distributor pangan yang ada di Kabupaten Buleleng. Tujuannya agar stok tetap mencukupi hingga yang paling penting agar tidak ada oknum yang memanfaatkan situasi hingga mengakibatkan kenaikan harga di pasaran.

“Kami melakukan pemantauan dan pengecekan ketersediaan dan harga bahan pangan di daerah Buleleng, bahan pokok seperti beras, gula, cabai, tepung, untuk mengantisipasi ketidakstabilan harga dan kesediaan bahan pokok di saat ini,” kata Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika, Kamis (7/3) di Kota Singaraja.

Ia menambahkan, tim satgas pangan terus secara berjenjang memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok. Hasil pemantauan yang dilakukan di penjual bahan pokok pada distributor beras di Toko Baru Jalan Surapati Kota Singaraja ketersediaan stok 5 ton dengan harga Rp15.400 ribu per kilogram.

Selanjutnya di distributor gula CV Wijaya Makmur Sentosa ketersediaan stok 100 ton, dengan harga Rp 16.200 per kilogram. BUMD Swatantra berlokasi di Pasar Banyusari sebagai penyalur beras SPHP untuk ketersediaan stok 2 ton per minggu. Harga yang dijual di bawah harga eceran tertinggi.

Kemudian dilanjutkan pengecekan di pedagang pasar bermobil di Pasar Banyusari. Salah satu pedangang cabai bernama Basri menyampaikan harga cabai besar Rp.65.000 per kilogram dan harga cabai kecil Rp 60.000 per kilogram. Ketersediaan pun disebut tercukupi.

“Menjelang Hari Galungan dan Kuningan maupun Hari Raya Nyepi, harga bahan pokok naik turun, turunnya tidak begitu banyak.  Pemerintah terus melakukan aksi cepat tanggap atas dampak perekonomian yang ditimbulkan oleh perubahan iklim el nino yang saat ini tengah melanda dunia,” lanjut AKP Diatmika.

Kata dia, pihaknya terus memantau perkembangan harga bahan pokok. Berbagai upaya juga dilakukan bersama Pemerintah Daerah mengadakan pasar murah mengatasi perkembangan bahan pokok di Buleleng. Sehingga nantinya akan tidak berdampak dengan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. 7 mzk

Komentar