nusabali

Siswa SLBN 1 Buleleng Rayakan Bulan Bahasa Bali

Ikuti Lomba Sesuai Kelebihan

  • www.nusabali.com-siswa-slbn-1-buleleng-rayakan-bulan-bahasa-bali

SINGARAJA, NusaBali - Upaya pelestarian bahasa dan sastra Bali yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Bali dilaksanakan seluruh elemen tak terkecuali Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Buleleng. Sejumlah lomba digelar merayakan Bulan Bahasa Bali yang diikuti seluruh siswa sejak Selasa (13/2) sampai Kamis (14/2).

Kepala SLB Negeri 1 Buleleng Made Winarsa dihubungi Jumat (16/2) kemarin menjelaskan, pelibatan siswa dalam lomba yang diselenggarakan disesuaikan dengan kondisi mereka. Total ada 138 siswa jenjang SD, SMP dan SMA di SLB N 1 Buleleng yang mengikuti penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali. 
 
“Pelibatan siswa dalam lomba ini menyesuaikan dengan kelebihan mereka. Sehingga semua bisa mengikuti kegiatan yang menjadi bagian pelestarian bahasa dan sastra Bali ini,” ungkap Winarsa. 
 
Foto: Kepala SLB Negeri 1 Buleleng Made Winarsa

Dia menyebut siswa tunanetra yang punya kelebihan berbicara dan mendengar, maka yang diikuti lomba megending Bali, lomba pidarta. Sedangkan siswa dengan tuna rungu wicara dilibatkan dalam lomba menulis aksara Bali dan mewarnai. Sedangkan yang tuna daksa bisa mengikuti lomba mesatua. Begitu pula anak didik dengan tunagrahita dapat dilibatkan dalam kegiatan megending Bali dan permainan tradisional. 
 
Menurut Winarsa dalam pembinaan dan pembelajaran Bahasa Bali di SLB Negeri 1 Buleleng menggunakan kurikulum khusus yang sangat berbeda dengan di sekolah reguler. Menyampaikan materi ajar pun akan berbeda-beda antara satu anak dengan anak lainnya. Namun mereka dipastikan mengetahui dan menguasai unsur bahasa dan sastra Bali. 
 
Sementara itu di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi, siswa SLB Negeri 1 Buleleng juga mulai melakukan adaptasi. Seperti anak-anak tuna netra yang harus menguasai dasar aksara braille, kini sudah dibantu dengan fitur suara pada HP dan Laptop. Teknologi ramah disabilitas pun sudah banyak diterapkan di alat bantu mereka. Seperti sensor di tongkat untuk tuna rungu, panggilan video call yang memudahkan komunikasi anak tuna rungu wicara.7 k23

Komentar