nusabali

Pergerakan Penumpang di Bandara Ngurah Rai Meningkat

  • www.nusabali.com-pergerakan-penumpang-di-bandara-ngurah-rai-meningkat

MANGUPURA, NusaBali - Pergerakan penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta, mengalami peningkatan pada periode libur panjang Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek 2024. Dalam catatan PT Angkasa Pura I (Persero), selama libur panjang telah melayani sebanyak 265.504 penumpang.

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Handy Heryudhitiawan, mengatakan dalam catatan momen libur panjang pada 8 Februaari hingga 11 Februari 2024, bandara telah melayani sebanyak 265.504 penumpang dan 1.660 pergerakan pesawat atau rata-rata melayani 66.376 penumpang dan 415 pergerakan pesawat per hari. Selama periode tersebut, Handy membeberkan jika pelayanan penumpang tertinggi terjadi pada 11 Februari 2024 dengan pelayanan kepada 73.220 penumpang dan 461 pergerakan pesawat.

“Sebelumnya kami prediksi sebanyak 241.133 penumpang untuk periode libur panjang ini. Namun, ternyata secara riil angka pelayanan penumpang lebih tinggi 10 persen dibandingkan proyeksi tersebut. Peningkatan jumlah penumpang ini berkesinambungan dengan pulihnya pariwisata di Pulau Dewata,” ujar Handy, Senin (12/2) sore.

Handy merinci, pada periode libur panjang tersebut, pihaknya melayani 123.732 penumpang dan 877 pergerakan pesawat domestik serta 141.772 penumpang dan 783 pergerakan pesawat internasional. Angka kedatangan tertinggi terjadi pada 8 Februari 2024 dengan pelayanan kepada 38.324 penumpang, dengan rincian 18.819 penumpang domestik dan 19.505 penumpang internasional.

Sedangkan untuk angka keberangkatan tertinggi dilayani pada 11 Februari 2024 dengan pelayanan 40.108 penumpang secara keseluruhan. Terbagi menjadi 21.727 penumpang domestik dan 18.381 penumpang internasional.

Terkait rute asal dan tujuan terbanyak selama periode tersebut, Handy menyebut berasal dari Jakarta, mencapai 97 pergerakan pesawat per hari. “Ini untuk rute domestik, sedangkan untuk rute internasional yakni Singapura dengan rata-rata 49 pergerakan pesawat per hari,” beber Handy.

Pihaknya juga mencatat pelayanan jadwal penerbangan tambahan (extra flight) selama periode tersebut sebanyak 99 penerbangan, dengan rata-rata per hari melayani 12 penerbangan tambahan. “Adapun pelayanan extra flight yang dilayani adalah rute Jakarta, Makassar, Surabaya, Lombok, Banjarmasin, Yogyakarta, Solo dan Tambolaka dengan maskapai yang mengajukan rute extra flight adalah Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, Lion Air, Super Air Jet, Indonesia Air Asia dan Nam Air,” tambahnya. 7 ol3

Komentar