nusabali

Prabowo Minta Turunkan Baliho

Hadir di Bali Saat Peringatan HUT ke-16 Gerindra

  • www.nusabali.com-prabowo-minta-turunkan-baliho

Arahan Prabowo kepada pendukungnya untuk turunkan baliho kampanye berkaitan dengan upaya menjaga keindahan lingkungan, terutama Bali yang dikenal dunia

DENPASAR, NusaBali
Calon presiden (Capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto meminta kader dan pendukungnya untuk menurunkan baliho dan alat peraga kampanye (APK) lainnya yang berunsur kampanye sebelum masa tenang Pemilu 2024. Dia menyampaikan arahan ini saat peringatan HUT ke-16 Partai Gerindra di Bali, berkaitan dengan upaya menjaga keindahan lingkungan, terutama Pulau Bali yang sudah dikenal dunia.

“Jangan terlalu banyak baliho, iklan jangan terlalu banyak lah. Oleh karena itu, Gerindra begitu selesai pemilu, bahkan kalau tidak salah ada minggu tenang, sebelumnya semua baliho harus kita turunkan,” kata Prabowo di Ballroom The Meru, Sanur, Denpasar Selatan, Selasa (6/2). Menurut Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini, selain merusak keindahan, jajaran baliho juga merusak lingkungan.

“Saudara merusak lingkungan, merusak keindahan kota/kabupaten Indonesia yang terkenal indah. Kita perlu menjaga kebersihan, keindahan seluruh nusantara dan harus dipelopori oleh Bali. Kalau rakyat Bali menghendaki prasarana yang modern, kita harus perjuangkan,” ujarnya.

Masa kampanye pemilu 2024 akan berakhir pada Sabtu, 10 Februari 2024, kemudian memasuki masa tenang mulai Minggu, 11 Februari hingga Selasa, 13 Februari 2024. Prabowo Subianto yang baru sempat mengunjungi konstituennya di Bali tak hanya memberi arahan untuk menjaga keindahan Pulau Dewata, ia juga turut menawarkan serangkaian program apabila dirinya bersama Gibran Rakabuming Raka terpilih menjadi presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024.

“Manakala Prabowo-Gibran dan Koalisi Indonesia Maju menerima mandat dari rakyat, tugas utama kita, antara lain adalah swasembada pangan, kita mau menjamin pangan murah untuk seluruh rakyat Indonesia,” kata dia.

Foto: Ketum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) memotong tumpeng saat perayaan HUT ke-16 Partai Gerindra di Denpasar, Selasa (6/2). -ANTARA

Selanjutnya, kata dia, kebutuhan yang dicukupi seperti pangan, bahan bakar mesin, dan energi, namun dengan menonjolkan energi ramah lingkungan senada dengan upayanya mengurangi sebaran baliho kampanye.

“Kita nanti BBM (bahan banyak minyak) ramah lingkungan dari tanaman, solar dari kelapa sawit, bensin dari tebu, singkong, aren, kita mungkin satu negara di antara sedikit negara di dunia yang BBM-nya hijau, green energy dan kita ramah lingkungan, dan kita berdiri di atas kaki kita sendiri,” ujarnya. Prabowo juga meminta kader dan pendukungnya, dalam perayaan HUT ke-16 Partai Gerindra di Bali untuk meneladani jasa-jasa tokoh terdahulu, baik pahlawan maupun presiden yang telah berjasa selama ini. Dia mencontohkan sosok I Gusti Ngurah Rai, yang namanya terukir sebagai nama bandara, sebagai pahlawan yang telah berkorban demi bangsa. Hal serupa juga berlaku di seluruh daerah di Tanah Air.

"Suku-suku dan kelompok etnis seluruh nusantara adalah suku pemberani, gagah, tidak mau ditindas. Kita di sini berkat pengorbanan I Gusti Ngurah Rai, pahlawan-pahlawan. Kita harus bersyukur, apakah puas, tentu kita ingin lebih baik lagi; tetapi jangan kita tidak menghormati pendahulu kita," kata Prabowo. Tidak hanya para pahlawan, Prabowo juga turut menyoroti deretan presiden yang jasa-jasanya akan dia lanjutnya jika pasangan calon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memenangi Pilpres 2024.

"Ini saatnya Indonesia harus bangkit. Prabowo-Gibran, dengan koalisi kami, bersatu, bertekad melanjutkan pembangunan bangsa Indonesia yang sudah dirintis Presiden Jokowi dan sebelum-sebelumnya. Kami hormati SBY (Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono), jasanya luar biasa. Kami hormati Presiden (ke-5 RI) Megawati, Gus Dur (Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid), (Presiden ke-3 RI) BJ Habibie, (Presiden ke-2 RI) Soeharto, (Presiden pertama RI) Soekarno. Mereka berjasa, mereka buat hal baik untuk Indonesia," jelas Prabowo.

Untuk melanjutkan perjuangan tokoh-tokoh terdahulu, Prabowo juga mengajak masyarakat Bali untuk menentukan pilihan politik mereka dengan tepat saat hari pemungutan suara Pemilu 2024 pada 14 Februari mendatang, agar upaya yang sudah dibangun para pendahulu bangsa Indonesia tidak sia-sia. Dia mencontohkan program hilirisasi Presiden Jokowi, yang tak ingin menjual bahan baku kekayaan alam ke luar negeri, akhirnya ketika sudah diolah justru dapat dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

"Masa bahan alam diberi Tuhan, diambil dari bumi kita, dibawa ke negara lain, dijadikan tv, komputer, hp, dan pesawat, lalu kita beli?" katanya. Prabowo mengatakan sejumlah pakar dan pengamat melihat kondisi Indonesia hari ini sebagai wujud raksasa yang sedang bangun. Perjuangan-perjuangan terdahulu itu yang hendak diteladani Prabowo, termasuk menjadi bangsa besar di hadapan dunia.

"Apabila Prabowo-Gibran mendapat mandat politik, kami menjadi tetangga yang baik bagi semua (negara) tetangga-tetangga kita. Ini kepribadian Indonesia. Kita kan ramah sama tetangga kita, apalagi dengan tamu yang datang, kan kita terima dengan baik. Dari semula, kita politik bebas aktif, kita tidak mau bergabung blok mana pun. Kita non-blok, bersahabat sama semua," tegas Prabowo. Prabowo juga meminta DPD Gerindra Bali mengumpulkan materi kajian pembangunan bandara di kawasan Bali utara. Dia menawarkan akan meneruskan pembangunan dan mewujudkan bandara baru tersebut jika dia terpilih sebagai presiden memenangi Pilpres 2024. "Kita harus sejahterakan seluruh Bali. Saya akan mengkaji benar-benar untuk membangun bandara di Bali utara," katanya.

Prabowo mengaku dirinya mendengarkan aspirasi rakyat Bali yang menghendaki adanya sebuah bandara di daerah Buleleng.

"Saya mendengar aspirasi rakyat Bali, apalagi yang dari utara (Buleleng). Mereka sangat menghendaki ada bandara. Jadi, saya minta De Gadjah (Ketua DPD Partai Gerindra Bali Made Muliawan Arya), tokoh-tokoh partai, carilah teknokrat ahli-ahli Bali, pakar-pakar, untuk merancang keindahan Bali yang harus dilestarikan," jelas Prabowo. Dia menilai Bali tidak bisa selamanya bergantung pada satu bandara, yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai. Menurut Prabowo, jika suatu saat Bandara I Gusti Ngurah Rai tidak dapat digunakan, maka harus ada cadangan landasan udara di Bali.

Apalagi, lanjutnya, jika pembangunan bandara baru terlaksana, maka itu tidak dapat dibangun seenaknya. Prabowo menegaskan semua harus dibangun berdasarkan kebutuhan dan kekhasan Bali yang tidak sekadar bangunan mewah tanpa ciri. "Ini saya titip benar-benar, karena saya pernah dapat keluhan dari tokoh-tokoh mancanegara. Mereka mengatakan Bali yang sekarang berbeda dari yang dulu. Dulu (Bali) indah, tetapi sekarang macet di mana-mana," kata Prabowo. Sementara itu, Ketua DPW Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya atau De Gadjah mengaku senang dalam perayaan HUT ke-16 Partai Gerindra di Bali kali ini Prabowo Subianto menyempatkan diri untuk hadir.

"Kami semakin semangat. Kader dan koalisi makin solid. Kami juga dalam pakta integritas sepakat siapa pun kader yang terpilih di eksekutif maupun legislatif, tetapi tidak melakukan tugasnya jadi pelayan masyarakat, maka sanksinya PAW (pergantian antarwaktu)," ujar De Gadjah. Di hadapan Prabowo dan ribuan simpatisan, dia menyebut ada target setidaknya 40 persen suara Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 pada 14 Februari mendatang.

"Dalam perjuangan kami, selama ini banyak godaan dan cobaan, tetapi kami semua terinspirasi dengan Pak Prabowo, kami cukup senyum, joget saja. Jadi, sampai sekarang semua dilancarkan. Bali sepertinya di atas 40 persen, ya (suara untuk Prabowo-Gibran), bisa ya," ujar De Gadjah. Kehadiran Capres Prabowo di Bali, Selasa kemarin disambut para pendukungnya. Mereka terlihat berdesakan untuk bisa bersalaman. 7 ant

Komentar