nusabali

Kembali, Warga Desa Padangan Digigit Anjing Positif Rabies

  • www.nusabali.com-kembali-warga-desa-padangan-digigit-anjing-positif-rabies

TABANAN, NusaBali - Kasus gigitan anjing positif rabies kembali terjadi di Kecamatan Pupuan, Tabanan. Korbannya Wayan Dana Astika sekaligus pemilik anjing di Banjar Padangan Kaja, Desa Padangan, Kecamatan Pupuan.

Kasus gigitan anjing ini terjadi pada 12 Januari 2024 dan korban sudah mendapat penanganan medis. Dengan adanya tambahan kasus ini, total kasus gigitan anjing positif rabies awal 2024 mencapai lima kasus yang sebelumnya empat kasus terjadi di Banjar Padangan Kelod. 

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan I Gde Eka Parta Ariana, mengemukakan korban gigitan anjing positif rabies ini sudah mendapat penanganan dari Puskesmas Pupuan. Korban digigit pada bagian betis kanan. 
“Anjing ini dilepasliarkan oleh korban sekaligus pemilik. Setelah menggigit, keesokan harinya anjing tersebut telah diambil sampel dan positif rabies,” ujar Parta Ariana, Selasa (16/1). 

Dikatakannya, untuk menyikapi kasus tersebut rencananya segera dilakukan vaksinasi emergensi menyasar Banjar Padangan Kaja dan setelah itu menyebar ke dusun sekitar.

“Kami saat ini masih melakukan koordinasi dengan perbekel untuk kesiapan warga banjar di sekitar lokasi kasus gigitan, sehingga nantinya tidak ada hewan penular rabies (HPR) yang terlewatkan untuk mendapatkan vaksinasi,” tandas Parta Ariana. 

Sementara itu, estimasi populasi HPR anjing di Desa Padangan sebanyak 223 ekor. Sebelumnya beberapa HPR untuk wilayah Dusun Padangan Kelod sudah disasar vaksinasi rabies pasca munculnya kasus gigitan anjing positif rabies. Sedangkan estimasi populasi HPR anjing di Dusun Padangan Kaja sebanyak 60 ekor. 7 des

Komentar