nusabali

Prestasinya Diharapkan Jadi Inspirasi untuk Anak Disabilitas Lain

Ni Kadek Dewi Purwaningsih, Atlet Disabilitas asal Badung yang Berprestasi di Ajang Internasional

  • www.nusabali.com-prestasinya-diharapkan-jadi-inspirasi-untuk-anak-disabilitas-lain

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyerahkan bantuan dana Rp 100 juta kepada Kadek Dewi di Rumah Jabatan Bupati, Puspem Badung, Jumat kemarin.

MANGUPURA, NusaBali
Atlet disabilitas asal Badung yang meraih prestasi gemilang di ajang Special Olympics World Games (SOWG) 2023 di Berlin, Jerman, Ni Kadek Dewi Purwaningsih,21, bertemu Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Jumat (12/1). Kadek Dewi meraih medali emas di cabang senam ritmikhope dan medali perunggu di senam ritmik pita pada ajang internasional yang berlangsung pada bulan Juni 2023 lalu.

“Saya sangat bersyukur bisa pergi ke Jerman dan mengikuti perlombaan. Ini merupakan pengalaman pertama saya ke Jerman dan juga ke luar negeri,” ungkap Dewi dengan penuh semangat saat dijumpai di SLB Negeri 1 Badung, Jumat siang kemarin. Meskipun sukses meraih prestasi di perlombaan tersebut, Dewi mengatakan dirinya akan terus berlatih dan memotivasi diri bisa berpartisipasi dalam berbagai kompetisi di masa depan dan meraih juara. "Saya ingin terus ikut lomba supaya bisa mendapatkan juara. Tetap semangat," kata atlet kelahiran 20 Oktober 2002 asal Banjar Perarudan, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung ini. Ibunda Dewi, yakni Ni Ketut Sarmi pun mengungkapkan rasa bangganya kepada anak bungsunya itu.

Dikatakannya, Dewi telah menemukan passion-nya dalam dunia senam setelah mencoba berbagai kegiatan termasuk seni dan olahraga. “Saya sebagai orang tua sangat bangga memiliki anak seperti Dewi. Dewi itu mulai menggeluti olahraga senam sejak dia SMA di tahun 2020. Awalnya dia suka bermacam-macam kegiatan, baik seni dan olahraga. Sebagai orang tua, kami terus mencoba apa yang paling disenangi Dewi," ungkap Ketut Sarmi dengan senyum bahagia. Dewi bukan hanya dikenal sebagai atlet senam yang berbakat, tetapi juga sebagai sosok yang mandiri.


Foto: Atlet disabilitas Ni Kadek Dewi Purwaningsih (5 dari kiri) saat bertemu Bupati Badung Nyoman Giri Prasta (4 dari kiri) di Puspem Badung, Jumat (12/1). -IST

Di rumah, Dewi terlihat sangat rajin dan suka membantu pekerjaan rumah, seperti mencuci pakaian, menyapu, mencuci piring, dan tugas rumah tangga lainnya. Kedisiplinan Dewi tidak hanya terlihat dalam dunia olahraga, tetapi juga di kehidupan sehari-hari. "Sangat bangga melihat Dewi mandiri dan bertanggung jawab, di rumah dia rajin membantu pekerjaan rumah, kemudian setelah itu dia rajin latihan," ungkap Sarmi bercerita. Dia pun berharap agar Dewi ke depannya terus maju dan berprestasi dalam berbagai lomba. "Harapan saya kepada Dewi harus terus maju ikut berbagai lomba. Kami sebagai orang tua sangat mendukung penuh cita-cita Dewi," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Humas SLBN 1 Badung, Edi Prayitno mengungkapkan kebanggaannya terhadap Dewi Purwaningsih, alumni SLBN 1 Badung tahun 2021 ini. “Awalnya tidak terlihat bakat khusus pada Dewi, namun setelah mencoba di bidang olahraga dan mengikutkannya ke Special Olympics Indonesia (SOIna) Bali, Dewi berhasil mewakili Indonesia di berbagai kompetisi nasional hingga internasional,” ungkapnya.

Edi Prayitno yang mendampingi Dewi selama berlatih menyebutkan Dewi tidak hanya penuh semangat, tetapi juga sabar dan tekun, bahkan saat latihan berlangsung hingga tiga jam. Prestasi Dewi di kancah internasional diharapkan dapat menjadi motivasi bagi teman-temannya di sekolah. Dewi juga dihadirkan dalam program studi tiru dari SLBN Karangasem untuk memberikan inspirasi kepada anak-anak penyandang disabilitas lainnya bahwa prestasi dapat diraih tanpa terbatas oleh keterbatasan.

Bahkan, diakui Dewi juga termasuk peserta yang mengikuti lomba senam level tertinggi. “Saya juga berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap atlet disabilitas seperti Dewi, baik dalam mempertahankan prestasi maupun mencari solusi alternatif pekerjaan setelah karier olahraga. Dengan harapan ini, diharapkan anak-anak seperti Dewi dapat meraih prestasi dan kesuksesan yang berkelanjutan, serta mendapatkan dukungan yang layak dari pemerintah,” harapnya.

Sementara, Ketua Umum Special Olympics Indonesia (SOIna) Bali, Made Murdani, mengungkapkan bahwa perjalanan prestasi Kadek Dewi tidaklah mudah.

"Awalnya kami siapkan Kadek Dewi untuk latihan, kami juga melihat potensinya. Setelah melihat Kadek Dewi memiliki potensi, kami melatihnya secara maksimal. Kadek Dewi pertama kali menjalani seleksi di tingkat nasional pada tahun 2022 sebelum akhirnya melangkah ke tingkat internasional," ujar Made Murdani. Perlombaan senam ritmikhope dan ritmik pita yang diikuti oleh Kadek Dewi merupakan pengalaman baru baginya.

Sebelumnya dia aktif dalam lomba boci. Meskipun begitu, Kadek Dewi mampu menunjukkan kecakapan luar biasa dengan meraih medali emas di senam ritmikhope dan medali perunggu di senam ritmik pita saat Special Olympics World Games Tookplace di Berlin, Jerman pada bulan Juni 2023 lalu. Ajang olahraga 4 tahunan ini merupakan ajang khusus bagi yang mengalami hambatan intelektual dan down sindrom. Made Murdani juga menyampaikan harapannya kepada keluarga Kadek Dewi agar terus memberikan dukungan penuh untuk mengembangkan bakatnya. Lebih lanjut, Made Murdani berharap bahwa prestasi Kadek Dewi dapat menginspirasi masyarakat dan membuktikan bahwa anak disabilitas juga memiliki potensi dan bakat untuk berprestasi.

Tidak hanya itu, dia juga berharap agar masyarakat menerima Kadek Dewi dengan tangan terbuka dan memberinya kesempatan yang setara. “Dengan kegiatan seperti ini Kadek Dewi bisa menambah rasa percaya dirinya dan keluarganya bahwa anak disabilitas itu masih punya potensi dan bakat untuk berprestasi. Harapan saya juga Kadek Dewi bisa diterima oleh masyarakat dan tetap juga diberikan kesempatan-kesempatan, baik dari masyarakat ataupun pemerintah dan lainnya,” pungkasnya. Sementara atas prestasinya ini Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 100 juta kepada Kadek Dewi Purwaningsih di Rumah Jabatan Bupati, Puspem Badung, Jumat kemarin.

Atlet 21 tahun asal Banjar Perarudan, Jimbaran ini turun di cabang senam ritmik dan berhasil meraih dua medali, 1 emas dan 1 medali perunggu. Ikut hadir mendampingi, Kabag Kesra Setda Badung I Putu Sudika, Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Arta, orang tua Atlet Ni Ketut Sarmi, dari Special Olympic Indonesia (SOIna) Bali Made Murdani dan Edi Prayitno, Lurah Jimbaran Wayan Kardiyasa, LPM Jimbaran Made Dharmayasa dan Crew Jimbaran Gde Rahmadi. 7 ol3

Komentar