nusabali

Gelar All England Jadi Harapan di Olimpiade

  • www.nusabali.com-gelar-all-england-jadi-harapan-di-olimpiade

JAKARTA, NusaBali - Indonesia membawa pulang dua gelar juara All England 2024 melalui tunggal putra Jonatan Christie (Jojo) dan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto pada, Minggu (17/3). Hasil itu, menjawab harapan publik untuk bulutangkis supaya bisa menjaga tradisi medali emas di Olimpiade 2024 Paris.

“Dua kemenangan ini menjawab banyak harapan Badminton Lovers Indonesia dan memberikan semangat besar untuk tim Indonesia Paris 2024. Harapan besar, tentu peak performance para atlet ada di Olimpiade 2024 Paris,” kata Ketua Komite Olimpiade Indonesia atau National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari, Senin (18/3).

Menurut pria yang biasa disapa Okto ini, hasil tersebut juga tidak lepas dari lancarnya komunikasi yang dibangun di Tim AdHoc Olimpiade 2024 yang dipimpin Fadhil Imran. Termasuk dengan upaya-upaya dan penyesuaian untuk membuka peluang perolehan medali emas buat bulutangkis di Paris 2024 jadi lebih besar.

“Kami memberikan apresiasi besar kepada Tim AdHoc PBSI yang berkoordinasi dengan kami dan upaya-upaya yang dilakukan semua pihak untuk mendorong kembali semangat atlet. Harapan besar kepada seluruh insan badminton untuk menahan diri supaya tidak ada konflik-konflik menuju Paris, sehingga upaya yang dilakukan bisa maksimal,” imbuh Okto.

Bagi Okto, kita semua adalah tim support untuk mengantarkan atlet mencetak prestasi tertingginya. "Jadi semua harus menahan diri dan menekan kepentingan pribadi maupun golongan. Tujuan utama kita adalah bagaimana Indonesia Raya bisa berkumandang dan bendera Merah Putih bisa berkibar bersamaan di multievent olahraga dunia,” ungkapnya. Komite Olimpiade Indonesia, lanjut Okto, juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mendukung dan mendoakan para atlet yang saat ini masih berjuang untuk lolos ke Paris 2024. Menurut jadwal, Olimpiade 2024 Paris akan dimulai 26 Juli sampai 11 Agustus mendatang.

“Kita terus mendoakan dan mendukung seluruh tim yang berjuang baik secara langsung maupun melalui media sosial dengan menggunakan hastag #KitaIndonesia dan #MenjagaMerahPutih," terang Okto. Jojo sendiri meraih juara tunggal putra setelah mengalakan pemain Indonesia lainnya, Anthony Sinisuka Ginting. Tampil di Utilita Arena, Birmingham, Jojo mengalahkan Ginting dalam dua gim langsung yang berakhir 21-15, 21-14. Capaian Jojo sekaligus mencetak sejarah tunggal putra Indonesia meraih gelar juara di All England setelah 30 tahun atau setelah Hariyanto Arbi pada 1994. Jojo sekaligus menasbihkan diri sebagai satu dari enam pebulutangkis tunggal putra Indonesia yang mampu angkat piala di All England.

Foto: Ketua KOI atau NOC Indonesia, Sapta Raja Oktohari (Kanan) di PB PBSI. -IST

Gelar lainnya diraih ganda putra melalui Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Mereka mengalahkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik 21-16, 21-16. Gelar ini menjadi yang kedua secara beruntun diraih Fajar/Rian. Pertama kali, mereka mendapatkannya di All England 2023 lalu.

Prestasi tim Indonesia di ajang All England 2024 juga langsung direspons Presiden Joko Widodo (JOkowi). Presiden memberi ucapan selamat kepada Jonatan Christie, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang meraih juara All England 2024, serta Antony S Ginting yang masuk sebagai finalis dalam kejuaraan tersebut.

"Selamat kepada Jonatan Christie, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, juga Antony S Ginting, atas prestasi luar biasa di All England 2024," demikian tertulis dalam keterangan foto akun Instagram Presiden Jokowi @jokowi yang diunggah, Senin kemarin. Ucapan selamat dari Presiden Jokowi itu terlihat dari unggahan foto Jonatan Christie yang memegang piala trofi di atas kepalanya. Ia diapit oleh Fajar/Rian yang memegang medali emas dan trofi. Ketiganya berdiri di podium dengan latar bendera nasional Merah Putih Indonesia.

Dalam unggahan itu, Presiden Jokowi mengatakan kemenangan Jonatan Christie dalam sektor tunggal putra melawan Antony Ginting merupakan penantian panjang setelah 30 tahun. Sementara itu, kemenangan Fajar/Rian atas wakil Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik di sektor ganda putra telah mengokohkan prestasi Indonesia sebagai juara bertahan sejak 2022.

"Penantian panjang setelah 30 tahun menanti kemenangan hebat di sektor tunggal putra ajang turnamen bulutangkis bergengsi ini. Di sektor ganda putra, Indonesia kokoh mempertahankan gelar juara pertama sejak tahun 2022," tulis keterangan tersebut. Presiden pun mengucapkan terima kasih karena prestasi ketiganya telah membanggakan Indonesia. "Terima kasih telah membanggakan kita semua dan Indonesia. Sekali lagi Selamat!," tulis Presiden. 7 k22, ant

Komentar