nusabali

Pocadi Hadir di RTH Bung Karno

  • www.nusabali.com-pocadi-hadir-di-rth-bung-karno
  • www.nusabali.com-pocadi-hadir-di-rth-bung-karno
  • www.nusabali.com-pocadi-hadir-di-rth-bung-karno

SINGARAJA, NusaBali - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI tahun ini memberikan bantuan Pemkab Buleleng dalam bentuk Pojok Baca Digital (Pocadi).

Paket bantuan Pocadi ini ditempatkan di wantilan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bung Karno. Kehadiran Pocadi akan menambah fungsi ruangan yang juga dipakai sebagai Perpustakaan Mini Bung Karno. Pocadi ini rencananya akan dibuka untuk umum pada Kamis (14/12) ini.

Sejumlah pegawai Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Buleleng nampak masih mempersiapkan kesiapan aplikasi iPusnas, aplikasi perpustakaan nasional. Kepala DAPD Buleleng Made Era Oktarini, Selasa (12/12) mengatakan bantuan Pocadi diberikan dalam bentuk bantuan paket lengkap.

Tidak hanya buku konvensional dan sarana digital, tetapi juga lengkap dengan mebelernya seperti rak buku, meja komputer, sofa hingga karpet lantai. “Kita terima sudah paket lengkap, kalau diuangkan semuanya Rp 235 juta. Kita memang mengusulkan pada bulan Juni lalu dan sudah datang tahun ini,” ucap Era Oktarini.



Paket Pocadi terdiri dari 700 eksemplar buku dengan 350 judul berbagai jenis. Mulai dari buku menyangkut mata pelajaran seperti pintar matematika, pintar Bahasa Indonesia, buku agama, buku motivasi, cerita anak, novel hingga buku resep makanan. Seluruh buku sudah memiliki QR Code yang dapat diakses secara digital.

Selain itu paket bantuan juga terdiri dari 4 unit komputer dan 5 unit tablet android. Barang elektronik ini disiapkan untuk mengakses perpustakaan digital hingga mengakses referensi ilmiah melalui digital. Menurut Kadis Era, setelah semuanya lengkap, Podaci akan hadir sesuai jam kerja pemerintah. Namun dia mengaku akan mengkaji jam operasional pada hari Sabtu-Minggu melihat kunjungan RTH ramai pada akhir pekan.

“Kami masih pertimbangkan juga karena Sabtu-Minggu yang ramai kunjungannya. Tetapi karena di luar jam kerja tentu kami harus mengkaji juga untuk kesiapan staf kami,” imbuh Era.



Sementara itu Podaci difokuskan di RTH Bung Karno karena menjadi tempat yang paling representatif dari segi keamanan. Selain itu tempat yang sudah dikelola Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga sudah sangat terjaga kebersihan, kenyamanan dan keamanannya.

Era menyebut sebelumnya memang diproyeksikan di Taman Baca Digital yang rencananya akan dibangun di depan SMAN 1 Singaraja. Namun karena bantuan sudah datang tahun ini maka difokuskan di RTH Bung Karno. Pojok baca yang difasilitasi DAPD sejauh ini sudah hadir juga di beberapa fasilitas umum. Seperti di Mall Pelayanan Publik (MPP), Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) dan akan diupayakan untuk menyasar fasum pemerintah lainnya. 7k23

Komentar