nusabali

Tim Pemenangan Prabowo–Gibran Target 60 Persen Suara di Klungkung

  • www.nusabali.com-tim-pemenangan-prabowo-gibran-target-60-persen-suara-di-klungkung
  • www.nusabali.com-tim-pemenangan-prabowo-gibran-target-60-persen-suara-di-klungkung

SEMARAPURA, NusaBali - Tim Pemenangan Prabowo–Gibran yang terdiri dari partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Kabupaten Klungkung menggelar rapat konsolidasi di kantor DPC Gerindra Klungkung di Jalan Ngurah Rai Kelurahan Semarapura Tengah, Kecamatan Klungkung, Minggu (5/11) pagi.

Dalam rapat itu mereka sepakat memilih Plt Bupati Klungkung I Made Kasta sebagai ketua tim. Mendapatkan mandat tersebut, Made Kasta optimistis Tim Kampanye Prabowo–Gibran di Klungkung mampu meraup 60 persen suara.

Hadir Ketua DPC Gerindra Klungkung I Wayan Baru, Ketua DPD II Golkar Klungkung Luh Komang Ari Ayu Ningrum, Ketua DPC Demokrat Klungkung Gede Artison Andarawata alias Sony, Ketua DPD PSI I Dewa Gede Alit Saputra, Ketua DPD PAN Haris Kusnadi, Ketua DPC Partai Garuda Putu Reda Wardana, dan Ketua DPD Partai Gelora Suriansyah.

Konsolidasi partai ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti mandat dari Tim Kampanye Daerah Prabowo–Gibran Provinsi Bali yang menunjuk I Made Kasta sebagai Ketua Tim dan I Wayan Widiana (Bendahara DPC Gerindra Klungkung) sebagai Wakil Ketua. Selanjutnya dalam rapat dipilih juga Sekretaris Tim Ayu Ningrum dan Bendahara Tim Nengah Mudiana. Struktur tim kampanye tersebut mendapatkan persetujuan dari seluruh pimpinan partai koalisi.

Wayan Widiana menyampaikan agenda konsolidasi tersebut untuk membagi tugas kepada setiap partai agar sama-sama berkontribusi di dalam tim kampanye. Dari sembilan partai koalisi, hanya dua partai yang tidak hadir karena tidak memiliki kepengurusan di Kabupaten Klungkung yakni Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Prima. Sementara tujuh partai yang hadir mendapatkan tanggung jawab untuk mengisi orang-orang terbaik di dalam struktur tim kampanye.

Dalam rapat tersebut Ketua DPC Gerindra Klungkung Wayan Baru sebagai tuan rumah menyampaikan dalam koalisi tidak ada perbedaan antarpartai. Semua memiliki kapasitas yang sama dan tidak ada tinggi rendah. "Untuk itu kita berharap kepada partai yang baru terbentuk dan belum memiliki anggota di Senayan (DPR RI, Red) untuk tidak berkecil hati. Kita sama, tidak ada perbedaan. Maka, mari kita bekerja bersama-sama memenangkan Prabowo–-Gibran,” ujar Wayan Baru.

Ayu Ningrum menyebut pihaknya akan memberikan orang-orang yang benar-benar berkomitmen dan memiliki tanggung jawab untuk mengisi kepengurusan tim kampanye. Karena kesempatan emas tidak akan datang dua kali. "Kita berharap situasi ini benar-benar bisa memberikan harapan kepada seluruh partai koalisi," kata Ayu Ningrum.

Selanjutnya Gede Artison meminta agar semua partai koalisi melebur menjadi satu untuk memenangkan Prabowo–Gibran. “Visi kita digabungkan menjadi satu bahwa kita ingin menangkan Prabowo–Gibran. Nanti kita punya target karena Klungkung cukup menjanjikan, partai-partai yang tergabung memegang kursi di Klungkung,” ucap Gede Artison.

Sedangkan Dewa Alit meminta kepada partai senior seperti Gerindra, Golkar, dan Demokrat untuk mementori partai-partai baru yang tergabung di dalam koalisi. “Pengalaman-pengalaman penting sangat kami harapkan,” tandasnya. 

Hal serupa juga disampaikan oleh ketiga partai lainnya yang baru mengikuti pemilu di 2024 nanti.

Sebagai Ketua Tim Kampanye Prabowo–Gibran Kabupaten Klungkung, I Made Kasta mengaku Kabupaten Klungkung memiliki potensi untuk mendapatkan suara 60 persen. Selain karena Partai Gerindra sudah dua kali menang pilkada, pendukung Jokowi di Gumi Serombotan tersebut juga sangat besar.

Untuk itu dia menarget suara Prabowo–Gibran di Klungkung minimal mendapatkan suara 60 persen. “Kami berharap dengan adanya koalisi hingga tingkat kabupaten dapat meningkatkan jumlah suara di masing-masing partai koalisi,” harap Kasta. 7 wan

Komentar