nusabali

Penyelesaian Proyek GOR Lapangan Dawan Molor

Masalah Banyak Proyek di Klungkung Terancam

  • www.nusabali.com-penyelesaian-proyek-gor-lapangan-dawan-molor

SEMARAPURA, NusaBali - Penyelesaian proyek Gelanggang Olahraga (GOR) Lapangan Dawan, Kecamatan Dawan, Klungkung terancam molor. Pihak kontraktor beralasan terjadi kekurangan tenaga kerja hingga penyaluran baja untuk konstruksi proyek mengalami keterlambatan pengiriman.

Hal itu terungkap Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Sekretaris Daerah, Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Lesmana turun melakukan monitoring pekerjaan fisik GOR Lapangan Dawan, Sabtu (28/10). Proyek fisik senilai Rp 1,87 miliar ini telah berjalan sekitar 76 %. Namun mengalami deviasi minus atau keterlambatan sebanyak 17 %.

Pengawas proyek dari PT Tri Mandala Utama beralasan keterlambatan terjadi karena kurang maksimalnya jumlah tenaga kerja. Selain itu konstruksi baja yang merupakan komponen utama untuk proyek ini mengalami keterlambatan pengiriman. Atas kondisi tersebut, Bupati Suwirta mengingatkan pihak kontraktor pelaksana supaya segera melakukan penambahan tenaga kerja untuk mengejar keterlambatan.

Bupati Suwirta juga mengungkap ada sejumlah proyek di Kabupaten Klungkung kini telat penyelesaiannya. Seperti proyek pembangunan tembok penyengker dan penataan Puskesmas Pembantu di Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung senilai Rp 253 juta baru terealisasi 75,84 %. Terjadi keterlambatan atau deviasi negatif sebesar 5,798 %. “Kontraktor pelaksana mengaku alami kesulitan dalam transportasi pengangkutan bahan semen,” ujar Suwirta.

Keterlambatan penyelesaian juga ditemukan pada proyek penataan Taman Kota senilai Rp 1,3 miliar. Proyek Taman Kota baru terealisasi sebesar 54,11% alias mengalami deviasi negatif sebesar 9,492 %.

Untuk mengatasi keterlambatan tersebut, Bupati Suwirta telah meminta para rekanan untuk bekerjasama dan berkoordinasi dengan dinas terkait jika menghadapi kendala transportasi dalam pengiriman bahan. “Kerjakan dengan baik, jaga kualitas dan perhitungkan waktu dalam mengerjakan proyek, jika menghadapi kendala dalam pengiriman bahan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk dicarikan solusinya. Jika terjadi keterlambatan akibat kekurangan tenaga kerja, supaya secepatnya dicarikan tenaga dan penambahan waktu kerja atau lembur,” ujar mantan politisi Gerindra yang loncat ke PDIP ini.n wan

Komentar