nusabali

Subak Badung Sejak 3 Tahun Tanpa Air

  • www.nusabali.com-subak-badung-sejak-3-tahun-tanpa-air

BANGLI, NusaBali - Kondisi Subak Badung di Banjar Sedit, Kelurahan Bebalang, Bangli memprihatinkan. Sejak tiga tahun terakhir lahan persawahan tidak teraliri air akibat kerusakan bendung. Kini lahan persawahan yang mulanya produksi ditanami padi mulai beralih fungsi.

Kepala Lingkungan Sedit I Made Sujana Arta mengatakan bendung yang diandalkan petani di Subak Badung hancur akibat disapu air bah tiga tahun lalu. Pasca kejadian tersebut, petani bisa melakukan pola tanam secara optimal. Jika kondisi air normal, dalam setahun petani bisa tanam padi tiga kali. Belum lagi kemarau seperti saat ini, rumput untuk hewan ternak pun telah mengering. "Kini lahan persawahan yang sebelumnya  begitu subur berubah menjadi lahan kering," ungkapnya, Jumat (27/10).

Menurut Sujana, lantaran lahan tidak kunjung ada kepastian perbaikan bendung, kini  lahan pertanian mulai beralih fungsi.  Dia mencontohkan, lahan ada digunakan untuk tempat peternakan ayam dan lahan difungsikan untuk bangun rumah. Ada pula yang dikontrakkan untuk tempat yayasan.

Terkait rusaknya bendung, pihaknya bersama subak sudah sempat menyampaikan kepada instansi terkait. "Kami sudah sampaikan kondisinya, namun  hingga belum kepastian perbaikan  Total luas lahan Subak Badung sekitar 13 hektar are," jelasnya.

Pihaknya berharap, infrastruktur yang rusak bisa ditangani secepatnya oleh pemerintah dengan begitu lahan pertanian bisa produktif kembali. 

Fungsional Teknik Bidang Irigasi dan Sumber Daya Air Dinas PUPR Perkim Bangli Ida Bagus Adnyana mengatakan terkait kerusakan bangunan Bendung Subak Badung sempat direncanakan akan diusulkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar bisa mengakses  bantuan lewat DAK, salah satunya terpenuhi  cakupan luas lahan subak minimal 30 hektar. "Luas lahan subak badung hanya 13,5 hektare sehingga usulan terbentur persyaratan. Kami rencanakan ajukan lewat BKK,” sebutnya.

IB Adnyana mengakui, selain bendung Subak Badung kondisi yang sama juga terjadi pada bendung Tingkad Batu, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku dan subak Tunggak Alas, Kelurahan Bebalang. Untuk bendung Tingkad Batu mengaliri lahan persawahan seluas 28 hektar dan bendung Tunggak Alas  seluas 78 hektar. 7esa

Komentar