nusabali

Pasca Lift Jatuh, Ayuterra Resort akan Bangun Palinggih

Operasional Masih Tutup, Karyawan Tak Dirumahkan

  • www.nusabali.com-pasca-lift-jatuh-ayuterra-resort-akan-bangun-palinggih

GIANYAR, NusaBali - Owner Ayuterra Resort Ubud, Linggawati Utomo mengaku banyak mendapat masukan pasca kejadian lift jatuh.

Terutama dari sisi niskala, pihaknya diminta untuk membuat palinggih di sekitar TKP. Linggawati menyadari telah abai dengan sisi mistis lokasi yang dijadikan resort dengan view jurang tersebut.

"Sekarang fokus ke palinggih, urusan niskala. Kita mau perbaiki secara bertahap," ujar Linggawati didampingi penasehat hukum Nyoman Wirajaya, saat ditemui di Ubud, Kamis (14/9). Linggawati mengaku sudah memesan palinggih yang direkomendasikan.

Sementara untuk operasional resort, dikatakan masih tutup sementara. "Belum menerima tamu," ujarnya. Meski demikian pihaknya tidak sampai merumahkan karyawan. "Karyawan masih kerja, kita ajak bersih-bersih. Karyawan tetap tanggung jawab saya," tegasnya. Terkait adanya informasi lift tersebut belum direkomendasikan untuk dipakai oleh vendor, Linggawati melalui Penasehat hukumnya I Nyoman Wirajaya membantah.

"Rekomendasi itu sebenarnya sejak awal disampaikan oleh vendor. Karena setiap kali kita menggunakan, ketika ada kendala seperti keluar asap atau hal lain, mereka selalu datang. Itu artinya mereka sendirilah yang memberi rekomendasi alat ini bisa dioperasionalkan," jelasnya. Sistem operasional pun, kata mantan Wakapolres Gianyar ini kliennya tidak mengerti secara teknis. "Vendor memberi teknis cara penggunaan pada engineering kita. Semua itu atas mentor atau ajaran vendor, sehingga kalau bilang tidak rekomendasi pakai, itu salah. Karena selama penggunaan mereka harus bertanggung jawab. Kalau tidak ada rekomendasi pakai, ketika ada kerusakan mereka akan marah sama kita. Yang terjadi, justru dia datang perbaiki, dia lakukan service maintenance sesuai studi kelayakan penggunaan. Sehingga jangan ngarang-ngarang (Vendor) bilang klien kita menggunakan sebelum ada rekomendasi," tegasnya.

Keluarnya asap, dijelaskannya terjadi pada 7 Agustus 2023 setelah sekitar 1 bulan di-maintenanance dan tali sling diganti. "Keluar asap di mesin bagian atas," tambah Linggawati. Terhadap penggantian tali sling, bermula dari tali sling yang lama tampak karatan. Namun Wirajaya menegaskan, kliennya tidak pernah meminta perubahan jumlah tali. "Yang diminta oleh owner adalah peningkatan kualitas dan kapasitas dari 5 menjadi 8," jelasnya. Menurut Wirajaya, vendor yang harusnya dengan dasar kualitas bersertifikat, harus memperhitungkan sisi keamanan.

"Kita ini hanya pengguna, sama ketika kita beli mobil. Begitu ada kegagalan, seluruh dunia produk itu ditarik," jelasnya. Percaya dengan sertifikasi yang dimiliki vendor dan testimoni dari hotel lain yang mempergunakan lift serupa, membuat Linggawati mempercayakan perbaikan lift tersebut. "Bahkan dia sebut kapasitas bisa untuk 9 orang, bukti chat-nya ada. Dan ini menurut kami sudah masuk penipuan karena ternyata terjadi musibah," jelasnya.

Beberapa promosi yang tidak sesuai dengan fakta ini pula yang mengharuskan melaporkan vendor ke Polda Bali. "Pertama, karena penipuan. Banyak tidak sesuai dengan yang dikatakan di chat. Produk yang dia suplai, menyebabkan resiko seperti sekarang sehingga kita akan tuntut," jelasnya. Selanjutnya, Ayuterra akan melaporkan terkait perlindungan konsumen. "Prinsipnya kita gak mau dirugikan oleh vendor," ujarnya.

Namun hingga kini, pihaknya mengaku belum ada pemanggilan dari Polda Bali. "Belum sama sekali dipanggil sama Polda atas laporan itu. Laporan juga baru kan," ujarnya. Seperti diketahui lima karyawan Hotel Ayuterra Resort di Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, Gianyar meregang nyawa saat menggunakan fasilitas tram lift, Jumat (1/9) siang. Para korban informasinya meluncur bersama lift yang berkonsep transparan dengan material full kaca yang berfungsi untuk mengantarkan para tamu yang berada di atas untuk turun ke bawah dengan jalur vertikal dan miring. Tali sling lift berbahan baja diduga putus, sehingga lift beserta 5 karyawan terjun bebas ke arah jurang. Panjang lintasan lift diperkirakan sekitar 100 meter dengan posisi miring. 7 nvi

Komentar