nusabali

Atlet Angkat Berat TC Dua Bulan

Pabersi Tunggu Realisasi Anggaran KONI Bali

  • www.nusabali.com-atlet-angkat-berat-tc-dua-bulan

DENPASAR, NusaBali - Pengprov Persatuan Angkat Berat (Pabersi) Bali merancang TC sentralisasi selama dua bulan menjelang turun dalam Pra PON di Lampung, pada Oktober 2023.

Dengan demikian, sejak bulan Agustus nanti para atlet angkat berat Pra PON yang mewakili Bali akan jalani latihan terpusat di Ambara Gym Gatsu Denpasar Timur.

Namun kepastian atlet yang dikirim akan menunggu realisasi anggaran dari KONI Bali. 

Menurut Ketum Pengprov Pabersi Bali, I Komang Suantara pada Kamis (27/7), latihan terpusat dilakukan dengan harapan para atlet angkat berat dapat fokus menatap kualifikasi PON. Saat ini 10 atlet yang dipersiapkan tampil di Pra PON menjalani latihan di daerahnya masing - masing.
 
Menurut Suantara, saat masuk tahap sentralisasi para atlet akan digembleng lebih intens. Mereka akan latihan rutin tiap hari dengan pengawasan dan pendampingan penuh pelatih. Dia juga berharap waktu dua bulan dapat dimaksimalkan untuk mengejar tiket PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara.
 
"Di Pra PON kita belum bisa maksimal full kelas, ada sejumlah kelas kita absen karena melihat angkatan atlet yang dinilai belum mampu bersaing, dan untuk kelas yang kita ikuti masih bersaing, makanya mengoptimalkan kelas yang kita potensial loloskan atlet ke PON," kata Suantara, yang juga birokrat di Pemkab Badung itu. 

Komang Suantara menambahkan ke-10 atelt yang dipersiapkan itu adalah para juara Porprov Bali XV/2022. Mereka mendapatkan prioritas karena terbukti menjadi yang terbaik di Bali, meskipun kepastiannya menunggu anggaran KONI Bali untuk cabor angkat berat. 

"Anggaran menjadi kendala kita saat mengirim atlet ke Pra PON, untuk itu semoga mendapat dukungan penuh dari KONI Bali," kata Suantara, yang asal Klungkung itu. 

Suantara optimistis dapat meloloskan dua atlet angkat berat ke PON 2024. Untuk itu dia juga meminta dukungan Pengkab/Pengkot Pabersi ikut membackup atletnya agar bertanding di Pra PON. 

"Diluar tanggungan KONI Bali, kita upayakan nanti ada back up dari asal daerah atlet, sehingga atlet yang kita proyeksikan tampil semuanya bisa dikirim ke ajang banak kualifikasi PON," kata Komang Suantara.dek

Komentar