nusabali

FORKI Finalisasi Atlet Pra PON

Gelar TC Sentralisasi Sebulan Jelang ke Banjarbaru

  • www.nusabali.com-forki-finalisasi-atlet-pra-pon

Saat ini atlet karate Bali latihan tiga kali sepekan di Dojo Joger Kuta Badung. Yakni rutin tiap Sabtu, Minggu dan Senin. Sedangkan sisanya latihan mandiri di rumahnya masing-masing.

MANGUPURA, NusaBali
Pengprov FORKI Bali terus finalisasi atlet Pra PON Bali yang tinggal dikerucutkan lagi untuk dua kelas. Rencananya langkah tersebut akan dilakukan pekan depan menjelang TC Sentralisasi. 

Sedangkan minimal satu bulan ke depan atau menjelang berlaga di kualifikasi PON 2024 pada 25-27 Agustus 2023 di GOR Rusdiawan Banjarbaru, Kalimantan Selatan, akan dilakukan TC Sentralisasi. 

Menurut Ketua Harian Pengprov FORKI Bali, Ardy Ganggas, Rabu (12/7) tim karate Bali sebenarnya hampir mendekati definitif. Hal itu tinggal penciutan lagi satu kelas di sektor putri dan satu kelas lagi di sektor putra. 

"Kalau kita seleksi lagi menjadi dua kelas ini, sudah kita dapatkan tim definitif. Sebab, di dua kelas -68 kg putri dan satu kelas lagi di putra, itu tinggal pencoretan menuju tim definitif," kata Ardy Ganggas, mantan atlet yang pernah meraih medali emas di PON itu. 

Ardy Ganggas mengatakan, jumlah tim definitif nantinya akan dihuni sebanyak 19 karateka. Mereka akan turun full team di semua nomor dalam Pra PON nanti. 

"Makanya kita tunggu saja hasil rakornas yang dihelat Minggu depan oleh PB FORKI. Yang jelas untuk tim karate Bali sudah siap tampil di ajang Pra PON," tegas Ardy Ganggas. 

Menurutnya , saat ini atlet karate Bali telah menjalani latihan sebanyak tiga kali sepekan di Dojo Joger Kuta Badung. Latihan itu rutin tiap Sabtu, Minggu dan Senin. Sedangkan sisanya latihan mandiri di rumahnya masing-masing. 

"Saya harap nanti semuanya karateka yang kita kirim dapat meraih tiket PON XXI/2024 di Aceh dan Sumut. Jadi, misi kita meloloskan atlet sebanyak mungkin menuju pesta olahraga multi event empat tahunan antar Provinsi," harap Ardy Ganggas. 

Ardy Ganggas menambahkan. sesuai regulasi tiap kelas akan dicari 10 atlet terbaik, ditambah dua karateka yang lolos otomatis dari tuan rumah PON, Aceh dan Sumatera Utara. Jadi nanti saat tampil di PON tiap kelas akan diikuti 12 karateka hasil Pra PON 2023, kecuali Aceh dan Sumut dapat wild card lolos otomatis. 

Ardy Ganggas juga menyebutkan untuk program ke depan setelah definitif ada rencana menggelar TC Sentralisasi atau latihan terpusat selama satu bulan. Dengan TC itu harapannya agar atlet dapat lebih fokus mempersiapkan diri menuju babak kualifikasi PON yang dinilai akan berlangsung dengan ketat. 

"TC Sentralisasi itu agar atlet bisa lebih fokus menyiapkan diri jelang PON, makanya atlet akan kita kumpulkan jadi satu agar fokus latihan saja," kata Ardy Ganggas.dek

Komentar