nusabali

Polda Bali Gelar FGD Polarisasi Politik Identitas

  • www.nusabali.com-polda-bali-gelar-fgd-polarisasi-politik-identitas

DENPASAR, NusaBali - Direktorat Intelkam Polda Bali menggelar Focus Grup Discussioan (FGD) dengan tema Penguatan Wawasan Kebangsaan Antisipasi Polarisasi Politik Identitas Pada Pemilu 2024 di Grand Mirah Boutique Hotel, Jalan Kaliasem, Denpasar, Jumat (7/7).

FGD yang diikuti oleh perwakilan dari berbagai organisasi kemasyarakatan seperti Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (NU) Bali, Komite Nasional Pemuda Indonesia Bali, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Denpasar dan lainnya itu menghadirkan empat narasumber.

Yakni mantan Staf Ahli KPU RI periode 2013-2018, Ketut Udi Prayudi, Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional Dan Penanganan Konflik Daerah Kesbangpol Bali, Ni Nyoman Cahyawati, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) Undiknas University, I Nyoman Subanda, dan konten kreator I Kadek Puja Astawa.

Kaduvdit IV Direktorat Intelkam Polda Bali AKBP I Made Krisna Mahardika mengatakan diskusi terkait politik identitas ini digelar tidak berarti Bali dalam kondisi tidak aman. Dikatakannya potensi politik identitas sangat terbuka ditengah kemajuan teknologi saat ini. Selain itu FGD ini digelar karena ada pengalaman pada Pemilu serentak 2019 yang kental dengan polarisasi identitas.

Peserta diskusi ini lebih banyak dihadiri oleh para mahasiswa yang notabene merupakan Generasi Z. Para Generasi Z ini lebih bersentuhan dengan teknologi. Saat ini media sosial merupakan media yang sangat ampuh dalam memberikan suatu pandangan bagi masyarakat secara bebas. Jadi, kegiatan ini juga dalam rangka memberikan pemahaman dan pembinaan terhadap mereka.

"Melalui kegiatan seperti diharapkan dapat menghilangkan atau setidak dapat mengurangi praktek politik identitas seperti yang terjadi sebelumya. Diharapkan kepada masyarakat agar pilihan boleh berbeda tetapi tetap menjaga rasa persatuan mulai dari lingkungan terkecil sampai pada lingkungan yang luas. Kita harus sama-sama menciptakan rasa damai dan aman. Kita sama-sama jaga situasi Bali dengan baik," ajak AKBP Made Krisna Mahardika. 7 pol

Komentar