nusabali

4 ABG Naik 1 Motor, Ditabrak Lari, 3 Tewas

  • www.nusabali.com-4-abg-naik-1-motor-ditabrak-lari-3-tewas

Empat remaja usia di bawah 18 tahun naik satu motor, terlibat kasus tabrak lari di Desa Tukadmungga, Buleleng. Tiga orang meninggal dunia, seorang luka-luka.

SINGARAJA, NusaBali
Kecelakaan maut terjadi di jalan jalur Singaraja – Lovina, tepatnya di Desa Tukadmungga, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, pada Kamis (22/6) dini hari sekitar pukul 03.00 Wita. Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Yamaha N-Max dengan nomor polisi DK 4863 VM yang dikendarai oleh RN, remaja asal Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Dengan satu motor, RN saat itu membonceng tiga temannya bernama AF laki-laki, IH laki-laki, yang masih satu desa, dan seorang teman perempuan berinisial IND yang beralamat di Jalan Hasanudin, Kelurahan Kampung Kajanan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng. Ketiganya menjadi korban tabrak lari sepeda motor tak dikenal.

Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya, mengatakan kejadian bermula saat sepeda motor Yamaha N-Max DK 4863 VM yang dikendarai RN melaju di jalan raya dari arah timur (Singaraja) menuju ke barat (Lovina). Saat bersamaan, datang sepeda motor yang tak diketahui identitasnya menabrak bagian belakang sepeda motor Yamaha N-Max DK 4863 VM.

Sepeda motor Yamaha N-MAX DK 4863 VM kemudian terpental ke arah beton selatan jalan dekat jembatan. Begitu juga keempat korban yang masih remaja itu. “Yang menabrak belum diketahui identitasnya. Usai menabrak langsung melarikan diri dari lokasi,” kata AKP Sumarjaya, dikonfirmasi pada Kamis sore kemarin.

Akibat kecelakaan ini, RN mengalami luka serius pada kepala serta patah pada tangan kiri dan kaki kanan. Dia dilarikan ke RSUD Singaraja untuk mendapatkan perawatan, namun sayangnya nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Kemudian yang dibonceng, IH mengalami luka serius pada kepala serta patah pada tangan, dan dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di RSUD Singaraja.

Sedangkan satu-satunya perempuan yang dibonceng, IND, mengalami patah pada kaki dan memar pada perut. Nyawanya juga tidak bisa diselamatkan setelah mendapatkan perawatan di RS Parama Sidhi Singaraja. Kemudian satu penumpang lainnya berhasil selamat, yakni AF. Dia hanya mengalami luka lecet pada tangan dan kaki. Kondisinya stabil dan saat ini sedang dirawat di RS Parama Sidhi Singaraja.

AKP Sumarjaya menyebutkan, para korban masih di bawah umur. Belum diketahui pasti saat itu korban dari mana hendak ke mana, lantaran korban yang selamat masih dirawat di RS dan belum bisa dimintai keterangan. 

“Umur korban semuanya di bawah 18 tahun dan tidak ada hubungan keluarga. Kasus ini masih didalami dan diselidiki. Masih dikembangkan juga apakah korban terpengaruh minuman keras,” ucap AKP Sumarjaya. 7 mzk

Komentar