nusabali

AMI Dorong Pembentukan Undang-undang Museum

Bangkitkan Pariwisata, Pertemuan Museum Diboyong ke Bali

  • www.nusabali.com-ami-dorong-pembentukan-undang-undang-museum

MANGUPURA,NusaBali
Ketua Umum Asosiasi Museum Indonesia (AMI) yang juga Anggota Komisi VI DPR RI dapil Bali Putu Supadma Rudana mendorong dibentuknya Undang-undang Permuseuman sebagai jawaban untuk memperkuat kebudayaan dan museum sebagai rumah peradaban dunia.

Selama ini, kata Supadma Rudana, museum belum mendapatkan perhatian yang berkeadilan mulai dari sisi anggaran maupun dari sisi penguatan kelembagaan.   Supadma Rudana menyebutkan ada 7 cita- cita luhur atau disebut sebagai Sapta Karsa dalam memajukan permuseuman di Indonesia. Mulai pembentukan Undang-undang Permuseuman, membentuk Badan Permuseuman Indonesia, membentuk lembaga sertifikasi dan akreditasi museum, mengawal peningkatan SDM pengelolaan museum, mengawal penganggaran yang komprehensif, mengawal kelembagaan museum-museum di Indonesia secara menyeluruh, serta menggaungkan kembali Gerakan Nasional Cinta Museum.

“Sapta Karsa atau tujuh cita-cita luhur untuk kemajuan permuseuman harus segera kita wujudkan melalui perjuangan bersama. AMI akan terus mengawal komitmen itu,” ujar Supadma Rudana dalam orasi budaya di pertemuan dan silahturahmi museum se-Indonesia di Hotel Kuta Paradiso, Kelurahan/Kecamatan Kuta, Badung, Sabtu (4/6) malam.

Supadma Rudana menyebutkan Sapta Karsa adalah solusi untuk memajukan permuseuman, menyelesaikan masalah dan tantangan museum di Indonesia. “Selama ini museum, khususnya museum swasta belum mendapatkan anggaran yang berkeadilan, bahkan sangat minim. Berbeda dengan museum yang berada di bawah naungan pemerintah yang dapat anggaran berlimpah,” ujar politisi Partai Demokrat yang juga Wakil Ketua Badan Kerjasama Antarparlemen (BKSAP) DPR RI dalam pertemuan yang menghadirkan sekitar 189 pemilik museum ini.

Dalam pertemuan museum yang mengambil tema : Melangkah Maju untuk Penguatan Kebudayaan Bangsa dan Peradaban Dunia tersebut juga menghadirkan juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI membidangi pendidikan, pemuda, olahraga, pariwisata seni dan budaya Dede Yusuf serta anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah.

Supadma Rudana yang merupakan pemilik Museum Rudana, Ubud, Gianyar menyebutkan museum merupakan tempat koleksi kekayaan dan keberagaman budaya bangsa, mulai bidang ideologi, politik, sosial budaya, pertahanan keamanan yang harus eksis dalam era globalisasi. “Melalui kunjungan ke museum, kita dapat memahami jati diri dan jiwa bangsanya yang berlimpah akan seni dan budaya, kekayaan alam nusantara dalam kehidupan sosial yang toleran, dalam satu cinta Tanah Air Indonesia, mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas politisi asal Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Gianyar ini.

Supadma Rudana mengatakan diboyongnya pertemuan dan silahturahmi para pemilik museum se-Indonesia ini sekaligus juga membangkitkan pariwisata Bali, pasca pandemi covid-19. Sebab, Bali paling terdampak dalam akibat pandemi covid -19 lantaran selama ini Bali mengandalkan sektor pariwisata saja. “AMI senantiasa memberikan sumbangsih, memberikan solusi terhadap kondisi-kondisi bangsa, termasuk pertemuan dan silahturahmi ini kita bawa ke Bali, salah satunya mendorong bangkitnya pariwisata Bali,” tegas Supadma Rudana.*nat

Komentar