nusabali

Sugawa Korry Daftar Cabup di Demokrat

Galang Koalisi untuk Perubahan di Kabupaten Buleleng

  • www.nusabali.com-sugawa-korry-daftar-cabup-di-demokrat

Nyoman Sugawa Korry merupakan satu-satunya kandidat calon bupati di Partai Golkar Buleleng yang mengikuti mekanisme partai berupa survei.

DENPASAR, NusaBali - Ketua DPD I Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry mendaftarkan diri sebagai Calon Bupati Buleleng untuk Pilkada 27 November 2024 di Partai Demokrat. Pendaftaran dilakukan di Kantor DPD Demokrat Bali, Jalan Ir Juanda, Niti Mandala, Denpasar, Sabtu (18/5) siang. Sebelumnya Sugawa Korry yang notabene Wakil Ketua DPRD Bali ini telah mendaftar di Partai NasDem Buleleng, Selasa (7/5).

Saat mendaftar sebagai bakal calon bupati di Partai Demokrat, Sugawa Korry diterima Ketua DPC Demokrat Buleleng Luh Gede Herryani. Sementara Sugawa Korry didampingi Ketua Bappilu DPD Golkar Bali Komang Suarsana, Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan Dewa Made Suamba Negara, fungsionaris DPD I Golkar Bali/Korwil Buleleng Komang Agus Satuhedi, Ketua Bakumham DPD I Golkar Bali Dewa Ayu Putu Sri Wigunawati, Ketua AMPG Golkar Bali I Ketut Nesa, serta Sekretaris DPD II Golkar Buleleng I Ketut Susila Umbara.    

Selain Sugawa Korry, tokoh muda Gede Suardana juga mendaftar sebagai bakal calon Wakil Bupati Buleleng. Suardana maju mewakili kalangan anak muda dengan menggaungkan regenerasi kepemimpinan antara senior dan junior di Kabupaten Buleleng. 

Sugawa Korry mengatakan koalisi partai politik pendukung pemerintahan Prabowo–Gibran telah berproses untuk penjaringan dan pendaftaran calon kepala daerah untuk Pilkada Buleleng. Dirinya selain berproses di Golkar juga mendaftar di Partai NasDem dan Partai Demokrat. “Kalau Gerindra nanti sudah membuka pendaftaran maka nanti saya juga akan mendaftar, karena komunikasi politik antarpartai politik pendukung pemerintahan Prabowo–Gibran sudah terjalin dengan baik. Kami partai koalisi sepakat berjuang untuk membawa perubahan di Buleleng,” ucap politisi asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Buleleng ini saat memberikan keterangan pers usai mendaftar.

Sugawa Korry melihat perubahan peta politik di Bali belakangan ini telah dibuktikan di Pilpres 2024. Saat Pilpres kemarin, di Kabupaten Buleleng, partai koalisi pengusung Prabowo–Gibran bisa menang dengan angka 54 persen.”Itu faktanya, itu artinya karena masyarakat memang ingin ada perubahan di Kabupaten Buleleng,” tandas Sugawa Korry.

Kata dia banyak harapan masyarakat Buleleng terhadap perubahan. Terutama dikaitkan dengan pembangunan pada pemerintahan Prabowo–Gibran yang diusung partai koalisi. 

“Seperti terwujudnya pembangunan Bandara Bali Utara, pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang hingga pembangunan Jalan Tol Denpasar–Jembrana–Buleleng. Ini akan bisa diwujudkan kalau terjadi koneksitas pemerintahan di daerah dengan di pusat,” kata mantan Ketua DPD II Golkar Buleleng ini.

“Kami ingin mengedepankan tagline perjuangan yakni membangun dan melayani masyarakat Buleleng tanpa korupsi. Sehingga pembangunan di Buleleng bisa maksimal dan kesejahteraan masyarakat cepat terwujud,” tegas Sugawa Korry.

Sementara Ketua DPC Demokrat Buleleng Luh Gede Herryani mengatakan, Demokrat menjadi partai politik yang sanget terbuka menerima tokoh-tokoh yang mendaftar sebagai kandidat cabup maupun cawabup. Kata dia, sebelum Sugawa Korry mendaftar sudah ada kandidat lain mendaftar yakni Dewa Nyoman Sukrawan yang merupakan Ketua Bappilu DPD Demokrat Bali serta Kadek Doni Riana yang merupakan Ketua Peradi (Perhimpunan Advokat Indonesia) Kabupaten Buleleng. 

Gerakan Sugawa Korry ini memperlihatkan manuver koalisi partai politik pendukung pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka (Prabowo–Gibran) untuk pilkada, baik di Pilgub Bali 2024 dan Pilkada Kabupaten/Kota 2024. Sebelumnya, partai pendukung pemerintahan Prabowo–Gibran yang dimotori Partai Golkar, Gerindra, Demokrat, PSI plus Partai NasDem menggalang koalisi untuk menciptakan tarung head to head di seluruh Bali menghadapi dominasi PDI Perjuangan. NasDem yang notabene pengusung Capres-Cawapres Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar bergabung dan ikut dalam pertemuan yang digelar di sebuah restoran di kawasan Niti Mandala Denpasar, Selasa (14/5). 

Pendaftaran Sugawa Korry di NasDem dan Demokrat ini disebut-sebut sebagai proses yang harus dilalui. Sugawa Korry merupakan satu-satunya kandidat calon bupati di Partai Golkar Buleleng yang mengikuti mekanisme. Hal itu diungkapkan Sekretaris DPD II Golkar Buleleng I Ketut Susila Umbara usai pendaftaran Sugawa Korry. “Mekanisme di Golkar itu adalah dengan survei elektabilitas. Hanya Pak Sugawa Korry yang ikut berproses dalam mekanisme survei,” ujar Susila Umbara.

Sementara Gede Suardana secara terpisah usai mendaftar sebagai cawabup menegaskan dirinya maju mewakili anak muda. “Dinamika politik di Buleleng berjalan dengan dinamikanya. Saya memutuskan untuk ikut berkontestasi mewakili anak muda. Regenerasi harus disiapkan, karena pembangunan itu berkelanjutan dan anak muda harus semangat untuk memajukan daerah,” kata mantan Ketua KPU Buleleng ini. 7 nat

Komentar