nusabali

Wantimbang Golkar Bali Bergolak

Dewa Nida Sebut Ada Kader Bernafsu Kudeta Alit Yudha

  • www.nusabali.com-wantimbang-golkar-bali-bergolak

Versi Suamba Negara, IGN Alit Yudha biasanya mendelegasikan tugas sebagai Ketua Wantimbang Golkar Bali kepada AA Ngurah Rai Wiranata

DENPASAR, NusaBali

Dewan Pertimbangan (Wantimbang) Golkar Bali bergolak. Muncul isu Ketua Wantimbang Golkar Bali, I Gusti Ngurah Alit Yudha, hendak dikudeta dengan alasan sesepuh partai asal Puri Carangsari, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Badung tersebut ‘tidak aktif’ di organisasi.

Isu gerakan mengkudeta IGN Alit Yudha dari jabatan Ketua Wantimbang Golkar Bali ini diungkapkan oleh Anggota Departemen Pariwisata DPP Golkar, Dewa Made Widiyasa Nida alias Dewa Nida, di Denpasar, Jumat (12/11) sore. Menurut Dewa Nida, telah muncul upaya mengkudeta Alit Yudha sebagai Ketua Wantimbang Golkar Bali. Selain dianggap tidak aktif lagi di organisasi, Alit Yudha hendak dilengserkan karena sudah sepuh.

"Sudah ada oknum yang gelagatnya mau mengambilalih jabatan Ketua Wantimbang Golkar Bali, cuma sejauh ini belum berhasil. Yang bernafsu mau kudeta ini juga kader sudah lingsir (tua). Sudah lingsir kok masih nafsu berkuasa? Saya tidak perlu sebut namanya, tapi janganlah begitu caranya. Kan lebih baik fokus besarkan Partai Golkar," jelas Dewa Nida.

Dewa Nida menyebutkan, Alit Yudha adalah tokoh Golkar yang sangat berjasa dan punya loyalitas untuk partai. Ketokohannya sudah tidak usah diragukan lagi. Alit Yudha adalah Ketua DPD I Golkar Bali di masa susah periode 1999-2005. Meski diterjang badai reformasi, Alit Yudha tetap bertahan dan mampu membawa Golkar sebagai partai terbesar kedua di Bali saat itu.

"Kalau saat ini, Pak Alit Yudha memang agak sibuk, sehingga agak susah aktif di organisasi. Tetapi kan bisa lewat komunikasi online untuk menjalankan kegiatan organisasi. Jangan malah mau mengambil-alih posisi Ketua Wantimbang dan itu menjadi isu yang sangat santer. Alasan Pak Alit Yudha tidak aktif, mau diambil-alih posisinya. Sangat konyol," tegas politisi plontos asal Desa Akah, Kecamatan Klungkung ini.

Mantan Ketua DPD II Golkar Klungkung ini memaparkan, para kader Beringin hendaknya tetap kedepankan falsafah ‘mikul duwur mendem jero’, yang bermakna yang muda menghormati dan memuliakan yang lebih tua. "Ketua Wantimbang Golkar Bali, Pak Alit Yudha, tetap harus diberikan tempat yang baik, walaupun tidak banyak waktu berinteraksi,” kata Dewa Nida.

Menurut Dewa Nida, Alit Yudha perlu diapresiasi karena sangat setia dengan Golkar. Ketika banyak kader mengaku-ngaku setia dan ‘kader tulen’, padahal sempat keluar dari Golkar era reformasi tahun 1999, Alit Yudha tetap tampil terdepan memimpin partai ini. "Pak Alit Yudha itu Golkar tulen yang tidak perlu diragukan. Yang perlu dipertanyakan, kader yang sempat keluar dari Golkar era 1999 lalu, kini justru mengaku paling Golkar?" tandas mantan Wakil Ketua DPRD Klungkung dari Fraksi Golkar ini.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD I Golkar Bali, Dewa Made Suamba Negara, mengatakan Alit Yudha memang tidak begitu aktif menghadiri acara-acara partai dalam kapasitasnya sebagai Ketua Wantimbang. "Tetapi, Pak Alit Yudha mendelegasikan kepada Sekretaris Wantimbang Golkar Bali (Anak Agung Ngurah Rai Wiranata, Red) untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut," jelas Suamba Negara saat dikonfirmasi NusaBali secara terpisah, Jumat kemarin.

Menurut Suamba Negara, pola pendelegasian seperti itu tidaklah melanggar organisasi, karena sudah situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan. "Kalau Pak Alit Yudha tidak bisa hadir, maka Pak Rai Wiranata selaku Sekretaris Wantimbang yang ditugaskan. Kemudian, hasilnya dilaporkan kepada Ketua Wantimbang. Jadi, tidak ada proses dan mekanisme organisasi yang macet, semuanya berjalan dengan baik," papar politisi Goklkar asal Desa Tibubiu, Kecamatan Kerambitan, Tabanan ini.

Suamba Negara menegaskan, saat ini seluruh kegiatan organisasi yang melibatkan Wantimbang Golkar Bali berjalan dengan lancar. Tidak ada sampai menimbulkan situasional yang tidak kondusif, apalagi ada isu pergantian. "Sampai sekarang masih Pak Alit Yudha selaku Ketua Wantimbang Golkar Bali," tegas mantan Sekretaris DPD I Golkar Bali di era Tjokorda Gede Budio Suryawan ini. *nat

Komentar