nusabali

Dewan: Usut Pencurian di RS Pratama Giri Emas!

  • www.nusabali.com-dewan-usut-pencurian-di-rs-pratama-giri-emas

Lembaga DPRD Buleleng meminta polisi mengusut tuntas aksi pencurian aset di dalam bangunan RS Pratama yang ada di Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan.

SINGARAJA, NusaBali

Lembaga Dewan menilai aksi itu telah mencoreng wibawa Pemkab Buleleng. “Sangat kami sesalkan aksi pencurian ini. Fasilitas untuk layanan kesehatan dicuri. Aksi seperti ini sudah tiga kali terjadi, jelas ini mencoreng pemerintah kabupaten,” kata Wakil Ketua DPRD Buleleng Ketut Wirsana, saat melihat lokasi aset yang dicuri di RS Pratama bersama Komisi IV, Senin (22/5) pagi.

RS Pratama di Desa Giri Emas merupakan RS Pratama kedua yang dibangun setelah RS Pratama di Desa Tangguwisia, Kecamatan Seririt. RS Pratama di Desa Giri Emas, masih tahap pembangunan dan belum beroperasi. Rencananya, tahun ini pembangunan dilanjutkan termasuk melengkapi dengan alat kesehatan (Alkes). Kendati belum beroperasi, RS Pratama itu sudah dilengkapi dengan fasilitas penunjang lainnya seperti kelengkapan kamar mandi, pompa air, kamera CCTV dan lainnya.

Nah dalam aksi pencurian terkahir yang diketahui pada Rabu (17/5) lalu, diperkirakan total kerugian mencapai Rp 521.730.200. Karena sejumlah asset yang menjadi fasilitas penunjang RS Pratama lenyap dari tempatnya. Aset yang hilang seperti kran wastafel 6 unit, kran urinior 2 unit, jet washer 2 unit, DB radiologi 1 unit, DB ruang operasi 1 unit, SDB dan DB bangunan 1 (Poliklinik dan UGD), DB AC Bangunan 1 (poliklinik dan UGD), DB AC bangunan 2 (poliklinik dan UGD), CCTV 1 unit, panel pompa air sumur 1 unit, panel pompa boster 1 unit, dan beberapa barang lainnya.

Rombongan Komisi IV DPRD Buleleng diterima staf Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng Nyoman Budiastawan. Pihak Dinas Kesehatan menjelaskan, RS Pratama selalu dijaga bergiliran. Saat kejadian petugas jaga kala itu bernama I Wayan Gunada. Dalam keterangannya, petugas jaga I Wayan Gunada sempat pulang dari tempat jaga guna makan malam sekitar pukul 24.00 Wita. Selang sejam, Gunada kembali balik ke tempat tugasnya dan melihat situasi masih aman. Namun begitu ia bangun sekitar pukul 05.00 Wita, mendapati bangunan RS Pratama gelap gulita. Ternyata setelah diperiksa panel listrik bagian belakang yang menjadi sentral instalasi kelistrikan di bangunan RS Pratama sudah hilang. Kejadian tersebut sudah ditangani oleh Polsek Sawan.

Menurut Wakil Ketua DPRD Buleleng Ketut Wirsana aksi pencurian itu telah mencoreng wibawa Pemkab Buleleng, karena kasus serupa terulang sampai tiga kali dan pelakunya belum juga ditangkap. Ia pun minta agar kepolisian bisa mengungkap pelaku dan mengusut tuntas motif di balik aksi pencurian itu. “Ini bisa berdampak pada rencana RS Pratama beroperasi. Jadi pemerintah harus anggarkan kembali, prosesnya lama,” katanya.

Ketua Komisi IV Gede Wisnaya Wisna menegaskan, DPRD siap membantu kepolisian dalam pengusutan kasus tersebut, dengan data-data yang bisa didapat dari masyarakat. Menurut Wisnawa, aksi pencurian itu sangat janggal, karena barang yang dicuri rata-rata yang memiliki nilai jual tinggi, di samping pencurinya seakan sudah mengetahui posisi dan cara melepas alat-alat yang dicuri. “Untuk itu kami meminta pihak kepolisian agar bisa mengungkap kasus ini agar ke depannya tidak terulang lagi, ”ujarnya. *k19

Komentar