nusabali

Objek Tirtagangga Mulai Dikunjungi Wisman

  • www.nusabali.com-objek-tirtagangga-mulai-dikunjungi-wisman

AMLAPURA, NusaBali
Wisatawan manca negara (wisman) mulai berdatangan ke Objek Wisata Tirtagangga di Banjar Tanah Lengis, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem, Jumat (7/8).

Walau hanya segelintir yang datang, setidaknya mulai terlihat dibandingkan di objek lainnya yang masih nihil. Hanya saja kedatangan wisman belum cukup mendatangkan pemasukan untuk biaya operasional. Kepala Badan Pengelola Objek Wisata Tirtagangga, AA Kosalia, mengatakan kedatangan wisman rata-rata tiap hari 10 orang hingga 15 orang. Wisman datang pada sore hari. Objek Wisata Tirtagangga merupakan jalur menuju Objek Wisata Pura Sad Kahyangan Lempuyang. Selama dalam kondisi normal, wisman ke Objek Wisata Pura Sad Kahyangan Lempuyang cukup padat, hanya untuk selfie di jaba tengah Pura Penataran Sad Kahyangan Lempuyang, di Banjar/Desa Adat Purwayu, Desa Tribuana, Kecamatan Abang.

Namun saat ini kunjungan ke Objek Wisata Pura Lempuyang sepi, maka berimbas ke Objek Wisata Tirtagangga. “Kunjungan ke Objek Pura Sad Kahyangan Lempuyang sepi, maka ke Objek Wisata Tirtagangga juga sepi,” ungkap AA Kosalia. Sementara Bendesa Adat Purwayu I Nyoman Jati selaku Kelian Pangempon Pura Sad Kahyangan Lempuyang juga membenarkan sepinya kunjungan wisman ke Objek Wisata Pura Sad Kahyangan Lempuyang. "Baik wisatawan manca negara, domestik, dan pamedek sepi ke Pura Sad Kahyangan Lempuyang. Biasanya ramai selfie di jaba tengah Pura Penataran,” jelas I Nyoman Jati.

Terpisah, kunjungan wisman di Objek Wisata Taman Sukasada Ujung di Banjar Ujung Pesisi, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem rata-rata satu hingga dua wisman yang datang setiap hari. “Sedangkan domestik rata-rata yang datang hingga 10 orang,” kata Kepala Badan Pengelola Taman Sukasada Ujung, Ida Made Alit. Situasi pandemi Covid-19 kata Ida Made Alit masih sangat terasa pengaruhnya untuk kelancaran industri pariwisata. Walau telah diberlakukan new normal dan telah menjalankan protokol kesehatan. Setiap wisatawan yang hendak masuk objek diwajibkan cuci tangan dan menjalani cek suhu badan serta menggunakan masker.

Kondisi serupa juga terjadi di Objek Wisata Candidasa di Banjar Samuh, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem. Ketua PHRI I Wayan Kariasa mengatakan, kunjungan wisman masih nihil, hanya segelintir wisatawan domestik yang datang, mulai ada yang menginap. “Bagaimana mungkin wisman datang ke Bali, di negaranya juga krisis,” jelas Wayan Kariasa. *k16

loading...

Komentar