nusabali

Golkar Bali Survei Calon Kepala Daerah

Mahendra Jaya Masuk Kandidat yang Bakal Disurvei

  • www.nusabali.com-golkar-bali-survei-calon-kepala-daerah

Dari 9 DPD II Golkar Kabupaten/Kota di Bali sebanyak 6 kabupaten/kota telah menyatakan siap sepenuhnya untuk proses survei kandidat calon

DENPASAR, NusaBali
Partai politik di Bali memantapkan diri menghadapi Pilkada Serentak 27 November 2024 mendatang. DPD I Golkar Bali bakal melakukan survei elektabilitas terhadap para kandidat yang akan diusung dalam tarung Pilkada mendatang. Termasuk Ketua DPD I Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry juga masuk kandidat Calon Bupati (Cabup) Buleleng yang disertakan dalam survei. Sementara Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya juga masuk sebagai kandidat Calon Gubernur Bali. Dia masuk daftar kandidat yang akan disurvei bersama sejumlah nama lainnya.

Bocoran yang diperoleh NusaBali, mereka yang telah masuk bidikan untuk diusung sebagai kandidat calon kepala daerah sudah dipanggil dan dikumpulkan di Kantor DPD I Golkar Bali, Jalan Surapati Nomor 9 Denpasar, Sabtu (13/4) pukul 17.00 Wita. Ada kandidat dari kader, ada juga dari non kader. 

Sementara dari daftar bakal calon yang beredar di internal kader Golkar ada 52 tokoh dari unsur kader dan non kader yang masuk dalam daftar bakal calon. Mulai dari bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur, calon bupati dan calon wakil bupati serta calon walikota dan wakil walikota. Untuk Cagub Bali non kader yang muncul adalah Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya. Sementara dari unsur kader yang masuk bursa Cagub ada Gede Sumarjaya Linggih alias Demer politisi Golkar asal Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng yang saat ini masih duduk sebagai Anggota Fraksi Golkar DPR RI Dapil Bali.

Ketua DPD I Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry dihubungi NusaBali, Sabtu malam mengatakan dalam rapat DPD I Golkar Bali telah ditetapkan partai akan melaksanakan survei terhadap para kader dan non kader yang bersedia untuk dicalonkan sebagai calon kepala daerah. Survei akan dilaksanakan sebanyak tiga kali. “Survei pertama akan dilaksanakan awal Mei 2024. Kemudian ada survei lanjutan pada Juni dan Juli 2024. Para kader dan non kader yang bersedia dicalonkan akan mengikuti survei elektabilitas, bahkan siap dengan dana sendiri,” ujar Sugawa Korry.

Sugawa Korry menyebutkan, hasil survei nanti akan dijadikan bahan kajian dan pertimbangan bagi partai dalam mengusung kandidat calon. “Tadi (kemarin,red) kawan-kawan dari kabupaten/kota yang sudah siap maju di Pilkada telah menyatakan siap menanggung sendiri biaya survei,” ujar Wakil Ketua DPRD Bali ini. Sementara ketika ditanya apakah juga akan maju di Pilkada 2024? Sugawa Korry menegaskan siap bertarung di Pilkada mendatang. Politisi asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Buleleng ini akan diikutkan dalam survei Kabupaten Buleleng. “Kita ikuti prosesnya, saya disurvei untuk Pilkada Buleleng,” ujar mantan Ketua DPD II Golkar Buleleng ini.

Sementara Wakil Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan DPD I Golkar Bali yang ditunjuk sebagai Koordinator Pilkada 2024, Dewa Made Suamba Negara secara terpisah menyebutkan dari 9 DPD II Kabupaten/Kota yang ada, sebanyak 6 kabupaten/kota telah menyatakan siap sepenuhnya untuk proses survei kandidat calon. “Ketua DPD II dan bakal calonnya hadir semuanya,” ujar Suamba Negara. 

Sementara sebanyak 3 DPD II Kabupaten masih menunggu sampai pekan ini terkait dengan kesiapan para calonnya untuk proses survei. Tiga kabupaten tersebut, yakni DPD II Golkar Bangli, DPD II Golkar Tabanan dan DPD II Golkar Klungkung. “Kami nunggu 3 kabupaten ini untuk kesiapan bakal calonnya untuk disurvei. Mereka minta waktu sampai minggu depan,” ujar mantan Sekretaris DPD I Golkar Bali ini.

Suamba Negara menambahkan, prinsipnya Golkar sangat siap menghadapi Pilkada Serentak 27 November 2024 mendatang. Karena Golkar sudah menyiapkan diri sejak lama menghadapi event Pilkada 2024 ini. “Golkar Bali sudah sangat siap hadapi kontestasi Pilkada Serentak ini. Terbukti, selain kader ada banyak non kader yang siap menyatakan maju lewat Partai Golkar.  Kami tidak perlu sebutkan di media nama-nama non kader yang siap tarung melalui Partai Golkar. Yang jelas mereka sudah siap turun gunung,” tegas Suamba Negara. 7 nat

Komentar