nusabali

53 Grup Semarakkan Festival Irama Musik Sahur

  • www.nusabali.com-53-grup-semarakkan-festival-irama-musik-sahur

NEGARA, NusaBali - Ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan kemeriahan Festival Irama Musik Sahur (FIMS) ke-26 yang diselenggarakan pada Sabtu (6/4) malam. Acara tahunan ini dibuka langsung Bupati Jembrana I Nengah Tamba, ditandai pemukulan kentongan dan pelepasan peserta pawai di perempatan Setra Lelateng, Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Jembrana.

Festival yang diinisiasi oleh Remaja Loloan Barat dan Lelateng ini menampilkan puluhan grup peserta yang memeriahkan jalanan dengan berbagai alunan musik sahur. Iring-iringan pawai diawali dari perempatan Setra Lelateng menuju Jalan Semangka, kemudian berbelok ke Jalan Gunung Agung melewati Pasar Ijo Gading, dan berakhir di Jalan Gatot Subroto.

Bupati Tamba dalam sambutannya, mengatakan FIMS ini tentunya merupakan salah satu kegiatan positif sehingga perlu didukung. Bahkan dirinya berharap agar FIMS ini dapat menjadi event resmi Kabupaten Jembrana.  "Acara ini sudah tahun ke-26. Untuk itu saya minta kepada Kadis Pariwisata untuk menetapkan acara ini sebagai event Kabupaten Jembrana," ujar Bupati Tamba.

Pada kesempatan itu, Bupati Tamba juga mengucapkan terima kasih kepada panitia dan masyarakat yang sudah menjaga kondusifitas dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri ini. Menurutnya, kondusifitas wilayah adalah modal yang penting untuk kelancaran pembangunan daerah. "Mari kita pertahankan rasa kesatuan dan persatuan. Terutama dalam mewujudkan Jembrana Emas tahun 2026," ucapnya. 

Sementara Ketua Panitia, Muhamad Hajim Umar menjelaskan, FIMS ke-26 kali ini diikuti oleh 53 grup. 53 grup itu berasal dari tiga kecamatan di Jembrana. "Peserta terdiri dari dua kategori, yaitu anak-anak dan dewasa. Para peserta berasal dari tiga kecamatan, yaitu Jembrana, Negara, dan Melaya," jelasnya.

Hajim mengatakan, FIMS ini menjadi ajang kreativitas masyarakat dalam bulan Ramdhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri. Menurutnya, FIMS yang sudah berjalan hingga 26 tahun ini pun menjadi bukti kekayaan budaya dan tradisi masyarakat Jembrana.7ode

Komentar