nusabali

Badung Rancang Pusat Distribusi di Mengwi

  • www.nusabali.com-badung-rancang-pusat-distribusi-di-mengwi

MANGUPURA, NusaBali - Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DiskopUKMP) Kabupaten Badung bakal membuat terobosan dengan merancang pembangunan pusat distribusi di daerah Mengwi. Pada pusat distribusi ini akan menjual barang grosir untuk para pedagang dengan biaya yang lebih mudah.

Rencana tersebut pun telah disampaikan ke Komisi II DPRD Badung oleh Kepala DiskopUKMP Badung I Made Widiana. Dijelaskan, ide pembuatan pusat distribusi ini muncul karena di Bali belum ada pasar yang melakukan itu. Pusat distribusi ini akan menjual barang grosir untuk para pedagang denganbiaya yang lebih mudah. “Jadi pusat distribusi ini akan menjual baranggrosiran,” jelasnya, Selasa (2/4).

Widiana mengatakan, untuk merealisasikan terobosan tersebut, kini sudah dilakukan Feasibility Study (FS) dengan luas lahan dirancang 5 hektare dan berada di seputaran Mengwi. “Pengadaan lahan untuk pusat distribusi dengan luas 5 hektare. FS sudah kami kantongi, sekarang kami proses pembuatan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT). Semoga akhir tahun bisa selesai, baru kemudian selanjutnya kami akan sosialisasikan kepada pemilik lahan,” ujarnya.

Mantan Camat Kuta Selatan ini lebih lanjut mengatakan, jika pemilik lahan sudah setuju, baru kemudian akan dilakukan penetapan lokasi dengan melakukan appraisal untuk menentukan harga ganti rugi lahan. “Setelah appraisal kami sosialisasikan kembali,” katanya sembari menyebut anggaran pembebasan lahan sekitar Rp 150 miliar.

Selain membangun pusat distribusi, DiskopUKMP Badung juga akan membuat terobosan lainnya, yakni merancang program subsidi bunga bagi pelaku UMKM di Kabupaten Badung. Program ini bertujuan untuk menumbuhkan minat pelaku UMKM untuk berusaha dengan fasilitasi permodalan di BPD Bali. Widiana menyebut, program ini masih menunggu SK Bupati terkait juklak dan juknisnya.

“Subsidi bunga akan diberikan oleh Pemkab Badung kepada UMKM yang mengambil kredit di BPD Bali. Jadi, tidak memberikan gelondongan dana. Tapi mengajarkan mereka berbisnis. Makanya dibantu dengan subsidi bunga,” katanya. @ ind

Komentar