nusabali

Tas Kulit Ecoprint Mencuri Perhatian di Taman Kota Lumintang

  • www.nusabali.com-tas-kulit-ecoprint-mencuri-perhatian-di-taman-kota-lumintang

DENPASAR, NusaBali.com – Event ‘Senja di Denpasar’ yang berlangsung di Taman Kota Lumintang, Denpasar, tak hanya memanjakan mata dengan keindahan sunset dan kulineran seru, tetapi juga menghadirkan pesona kerajinan kulit yang memukau dari para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Denpasar.

Salah satu UMKM yang menarik perhatian adalah Bali Aneka Shoes. Berlokasi di Jalan Buluh Indah Gang V A, No. 2, Pemecutan Kaja, Denpasar, UMKM ini menawarkan berbagai produk fashion menarik dari bahan kulit sapi, seperti tas, dompet, dan sandal cantik dengan beragam model dan ukuran.

Salah satu produk unggulan mereka adalah tas dari kulit sapi dengan desain ecoprint yang terlihat sangat elegan. Tas ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp 1 juta.

"Kalau sandal dijual mulai sekitar Rp 150 ribu sampai Rp 300 ribu, tas ada juga yang dijual dengan harga Rp 250 ribu, sedangkan dompet kita jual mulai dari harga Rp 50 ribu hingga Rp 300 ribu," kata Anita (21) saat ditemui di stand Bali Aneka Shoes, Kamis (21/3/2024).

Anita menuturkan, produk-produk Bali Aneka Shoes telah dipasarkan tak hanya di Bali, tapi juga ke berbagai daerah di luar pulau.

"Harapannya, event kali ini bisa menjadi batu loncatan bagi kami untuk terus mengembangkan produk, agar bisa dikenal lebih luas oleh masyarakat," ujar Anita.

‘Senja di Denpasar’ merupakan bagian dari Denpasar Teknologi Informasi Komunikasi Festival (DTIK Fest) 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Denpasar di Dharma Negara Alaya.

Event ini menghadirkan stand-stand UMKM, hiburan, dan berbagai kegiatan menarik lainnya, seperti workshop kewirausahaan, electone, demo Bali pastry college, lomba karoke, dan Bondres.

Beberapa OPD yang terlibat dalam ‘Senja di Denpasar’ antara lain Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Sosial, dan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar.

Kolaborasi juga dilakukan dengan komunitas di dunia industri kreatif, seperti Komunitas Distro Kota Denpasar, Dewan Kerajinan Nasional Kota Denpasar, Kelompok Koki Bali, Kelompok Tani Nelayan Andalan Kota Denpasar, dan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Gantari Jaya yang digawangi penyandang disabilitas kreatif Kota Denpasar. *ol4

Komentar