nusabali

Jumat Curhat, Kapolres Diminta Berantas Narkoba

  • www.nusabali.com-jumat-curhat-kapolres-diminta-berantas-narkoba

NEGARA, NusaBali - Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto menggelar Jumat Curhat di Pondok Pesantren Miftahul Hikmah, Desa Cupel, Kecamatan Negara, Jembrana, Jumat (26/1). Dalam acara tersebut, warga berharap agar pihak kepolisian memberi perhatian ekstra terhadap peredaran narkoba yang semakin meresahkan.

Acara Jumat Curhat bertema menyama braya, itu dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, termasuk sejumlah masyarakat umum dari lingkungan setempat. Ustad A Supyan Yasin selaku pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Hikmah menyambut kedatangan Kapolres dan memberikan informasi terkait keamanan yang telah berjalan baik dalam rangkaian pengajian di Ponpes setempat.

Kapolres AKBP Endang dalam kesempatan itu memperkenalkan diri sebagai Kapolres Jembrana yang baru dan menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan tokoh dan masyarakat setempat. Dirinya juga menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Curhat ini menjadi wadah untuk berdialog dan menampung informasi maupun saran terkait situasi Keamanan dan Ketertiban Mayarakat (Kamtibmas).

Saat sesi tanya jawab berlangsung, dari salah satu tokoh masyarakat setempat mengaku sangat khawatir terkait penggunaan obat-obatan terlarang. Terlebih penggunaan obat terlarang seperti narkoba ataupun semacamnya dinilai sudah semakin mengkhawatirkan hingga merambah ke anak-anak muda.

Menanggapi hal tersebut, AKBP Endang menegaskan komitmennya untuk menindak tegas para pelaku pembangunan narkoba. Termasuk dirinya memastikan tidak ada mentoleransi jika ada oknum yang ikut terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. "Untuk itu, saya juga mengajak masyarakat untuk melapor jika mengetahui peredaran narkoba atau ada keterlibatan anggota Polri," ujarnya.

Di samping informasi ke pihak kepolisian, AKBP Endang juga berpesan kepada para tokoh masyarakat untuk bersama-sama mencegah peredaran narkoba di wilayahnya. Termasuk menggencarkan edukasi kepada para anak-anak ataupun masyarakat di wilayahnya terkait bahaya penggunaan narkoba. 7ode

Komentar