nusabali

Resmi Menjadi Pj Bupati Klungkung, Jendrika Diserahi 4 Tugas Utama

  • www.nusabali.com-resmi-menjadi-pj-bupati-klungkung-jendrika-diserahi-4-tugas-utama

DENPASAR, NusaBali - Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya resmi melantik Inspektur di Inspektorat Pusat Pelaporan Transaksi Analisis Keuangan (PPATK) I Nyoman Jendrika menjadi Pj Bupati Klungkung menggantikan Nyoman Suwirta.

Prosesi pelantikan yang berlangsung di Ruang Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Niti Mandala, Denpasar, Sabtu (16/12), diawali dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu oleh Pj Gubernur Bali, dilanjutkan penandatanganan berita acara pengucapan sumpah jabatan dan pakta integritas. Prosesi berikutnya adalah pemasangan tanda pangkat, penyematan tanda jabatan, dan penyerahan SK Mendagri.

Mahendra Jaya dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada Jendrika yang diberikan kepercayaan mengemban amanah sebagai Pj Bupati Klungkung. Menurutnya, kewenangan yang dimiliki oleh Pj Bupati dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab penyelenggaraan pemerintahan di daerah tidak berbeda jauh dengan pejabat definitif. Meskipun terdapat beberapa hal yang harus dilakukan dengan persetujuan Mendagri. Bahkan menurutnya seorang penjabat bupati mempunyai tugas dan tanggung jawab berat karena mengisi kekosongan jabatan di tahun politik.

Dia menambahkan bahwa pelantikan Pj Bupati adalah konsekuensi pelaksanaan Pilkada serentak pada 2024. “Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 menegaskan bahwa untuk mengisi kekosongan jabatan bupati dan wakil bupati, diangkat penjabat bupati sampai dengan dilantiknya bupati hasil pemilihan serentak nasional pada tahun 2024,” kata Mahendra Jaya.

Sesuai dengan SK Mendagri tertanggal 13 Desember 2023, Jendrika ditetapkan sebagai Pj Bupati Klungkung dengan masa jabatan paling lama satu tahun terhitung sejak tanggal pelantikan. Oleh sebab itu, Pj Bupati Nyoman Jendrika diminta memanfaatkan waktu sebaik-baiknya sehingga dapat memberikan pengabdian maksimal untuk masyarakat Klungkung.

Selanjutnya, Mahendra Jaya memaparkan sejumlah tugas utama yang harus diemban seorang Pj Bupati. Pertama, Pj Bupati bertugas menjaga kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, dan melanjutkan program pembangunan yang telah dilaksanakan oleh kepala daerah sebelumnya, dengan berpedoman pada ketentuan perundang-undangan.

Kedua, seorang Pj Bupati harus mampu menjaga stabilitas politik dan keamanan agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat berlangsung dengan baik sehingga dapat mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

Tugas utama yang ketiga adalah melaksanakan program-program prioritas nasional, di antaranya pengendalian inflasi, penuntasan kemiskinan ekstrem dan pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta mengatasi persoalan pengangguran.


Dalam upaya mempercepat pencapaian target dari berbagai kebijakan prioritas tersebut, dia menyarankan Pj Bupati Klungkung menerapkan pola ‘ngrombo’ atau bergotong royong dengan menyertakan filantropis, pelaku usaha, dan stakeholder lainnya.

Tugas berikutnya yaitu mendukung dan memfasilitasi seluruh tahapan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak Nasional Tahun 2024 sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta menjaga stabilitas politik, pemerintahan, dan keamanan. Karena tanpa stabilitas yang kuat, program pemerintah akan sulit untuk dijalankan secara optimal.

Ditambahkannya, saat ini Pemilu Presiden telah memasuki tahapan kampanye dan dia bersyukur sejauh ini kondusifitas Indonesia dan Bali khususnya masih terjaga dengan baik. “Hal ini tidak lepas dari peran serta seluruh stakeholder, diimbangi karakter masyarakat Bali yang sangat patuh dengan norma, saling menghargai serta senang kedamaian. Situasi kondusif ini harus terus kita jaga bersama. Aparatur negara harus menjadi role model netralitas dan profesionalitas agar pemilu dapat berjalan secara jujur dan adil,” papar Mahendra Jaya.

Tugas lainnya, Pj Bupati sebagai pimpinan Forkopimda di kabupaten diharapkan mampu menjalin hubungan yang baik dengan pimpinan DPRD, Kepolisian, TNI, dan Kejaksaan di daerah serta membangun sinergi dengan Pemprov dan pemerintah pusat guna menyelaraskan pembangunan antar-tingkatan pemerintahan.

Masih dalam arahannya, Mahendra Jaya menyinggung upaya pengendalian inflasi jelang pergantian tahun. Menurutnya, pengendalian inflasi bisa dilakukan dengan menjaga ketersediaan pasokan kebutuhan pokok, memastikan kelancaran distribusi, dan memastikan keterjangkauan harga.

Pj Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika merasa bersyukur karena diberikan amanat dan kepercayaan menjabat Bupati Klungkung. Pria kelahiran Desa/Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, ini menegaskan akan melaksanakan tugas-tugas yang diamanatkan dalam SK Kemendagri.

“Beberapa hal yang menjadi perhatian kami adalah terkait masalah stunting, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, dan juga dalam rangka terus menyelenggarakan pemerintahan yang bersih,” ujarnya.

Jendrika menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan pemilu dan pilkada akan menjadi salah satu perhatian utama dirinya saat menjabat Bupati Klungkung.

“Netralitas, pasti kami akan menjaga netralitas, karena sekali lagi kami sudah ada aturan yang mengatur masalah netralitas dan kami tidak akan mencederai hal tersebut,” ujar Jendrika.

Selain pelantikan Pj Bupati Klungkung, dalam kesempatan tersebut sekaligus dilakukan pelantikan Ny Wiryani Jendrika sebagai Pj Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung menggantikan Ny Sri Kasta sebagai Plt Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung. 7 cr78

Komentar