nusabali

Modal Nekat, Bupati Tabanan Buka Festival Biaung Art

  • www.nusabali.com-modal-nekat-bupati-tabanan-buka-festival-biaung-art
  • www.nusabali.com-modal-nekat-bupati-tabanan-buka-festival-biaung-art

TABANAN, NusaBali - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri dan membuka Festival Biaung Art Festival, Rabu (25/10). Kehadiran Bupati Sanjaya ini bagian dari mendukung program pemerintah dalam pelestarian budaya.

Festival yang dilengkapi parade budaya ini berlangsung meriah. Masyarakat sangat antusias dan berkumpul di wantilan Desa Biaung. Parade Budaya yang dibuat bertemakan Sagilig Saguluk Salunglung Sabayantaka yang bermakna hidup berdampingan secara damai. Saling menghormati dan saling mengingatkan kekeliruan di antara kita ini, merupakan gagasan yang berasal dari kepala Desa Biaung dan diteruskan oleh golongan milenial Karang Taruna Desa Biaung.

Dengan masa persiapan selama satu bulan penuh, dan pelaksanaan tiga hari hingga Sabtu (28/10), dengan melibatkan beragam lomba seperti tari-tarian, barong bangkung, baleganjur yang diikuti oleh seniman-seniman lokal. 

Yang menjadi sorotan dalam kegiatan ini adalah seluruh pendanaan didapatkan dari dana gotong royong. Baik melalui pendaftaran peserta maupun sponsor serta relawan. 

Dengan penuh kesederhanaan, Desa Biaung berhasil mengimplementasikan gagasan, menjadi sebuah momentum yang menitikberatkan budaya dan mendapat perhatian tinggi dari Pemerintah dan masyarakat Tabanan. “Walaupun waktu sangat pendek dan tidak ada dana, bermodal nekat, acara tetap berjalan dengan semangat luar biasa, bisa mewujudkan Biaung Art Festival yang luar biasa ini," sebut Bupati Sanjaya.

Selaku pimpinan daerah, Sanjaya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Perbekel, panitia dan seluruh komponen masyarakat yang telah bahu membahu membuat event budaya yang sangat membanggakan ini. “Saya buka ruang dan waktu setiap desa dan kecamatan boleh membuat event apapun,” ujarnya. 

Bupati Sanjaya juga meyakini Biaung Festival ini pasti dibuat oleh desa dan untuk desa. "Dari kita oleh kita, untuk kita, khususnya Desa Biaung. Banggalah menjadi warga Desa Biaung yang sudah bisa membangun kegiatan, walaupun kecil tapi sangat luar biasa, menggugah hati seniman, UKM, ekonomi kerakyatan dan lain-lain," katanya. 

Ketua Panitia Putu Heri Eka Prasetya menyebutkan, meskipun dana yang terkumpul tidak banyak, tetapi acara diharapkan dapat berlangsung dengan lancar. “Persiapan acara ini melibatkan seluruh masyarakat Desa Biaung, bekerja sama dengan Jero Bendesa Adat se-Biaung, dan seluruh komponen masyarakat. Dalam kesederhanaan kami tetap ingin melaksanakan acara ini sebagai bentuk dukungan program Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Menuju Tabanan Era Baru yang berlandaskan kebudayaan,” jelasnya. 7des

Komentar