nusabali

Kemensos Kembali Gelontor Bantuan Permakanan

Sasar Lansia Tunggal dan Disabilitas Kurang Mampu

  • www.nusabali.com-kemensos-kembali-gelontor-bantuan-permakanan

SINGARAJA, NusaBali  - Kementerian Sosial (Kemensos) RI, kembali menggulirkan bantuan permakanan yang menyasar masyarakat lanjut usia (lansia) tunggal (hidup sendiri) umur 80 tahun ke atas dan disabilitas kurang mampu. Bantuan permakanan ini sebenarnya sudah disiapkan sejak Juli lalu. Hanya saja baru terealisasi di tiga kecamatan di Buleleng.

Masih rendahnya realisasi bantuan permakanan secara nasional membuat Kemensos kembali melakukan sosialisasi, Rabu (6/9). Penyuluh Sosial Ahli Muda Direktorat Rehabilitasi Sosial Kemensos Nyoman Surya Nugraha memberikan sosialisasi langsung kepada Koordinator Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pendamping Rehabilitasi Sosial Kabupaten Buleleng.

Bantuan permakanan ini digulirkan berupa makanan jadi yang memiliki standar gizi yang lengkap. Memenuhi kandungan karbohidrat, protein juga sayur mayur. Lansia tunggal umur 80 tahun ke atas dan disabilitas kurang mampu menjadi prioritas sasaran karena mereka memiliki keterbatasan gerak dan akses.

Surya Nugraha mengatakan secara nasional program bantuan permakanan ini baru terealisasi 10 persen. Padahal sudah berjalan hampir 2 bulan. Beberapa daerah di Indonesia masih mengalami kendala dalam pendistribusian bantuan permakanan. Terutama dari akses lokasi rumah penerima bantuan di pedalaman hingga kecilnya jasa pengantaran dari Kelompok Masyarakat (Pokmas).

Pada tahun 2022 lalu, bantuan permakanan diberikan kepada sasaran dua kali sehari. Bantuan makanan itu dikelola Pokmas dnegan nilai Rp 10.000 per bungkus. Sedangkan ongkos pengantaran sampai rumah sasaran hanya Rp 1.000 per lokasi. Namun tahun ini dari hasil evaluasi secara nasional, Kemenkes memberikan kebijakan baru, nilai permakanan satu kali dianggarkan Rp 15.000 dengan ongkos antar Rp 2.000 per lokasi.

Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Buleleng Maman Wahyudi seizin Kadisos I Putu Kariaman Putra mengatakan, khusus untuk Buleleng program ini baru berlangsung di tiga kecamatan. Ketiga kecamatan tersebut yakni Kecamatan Tejakula, Sukasada dan Buleleng, dengan total sasaran 132 sasaran lansia tunggal, dan 32 orang disabilitas.

Jumlah tersebut jauh di bawah sasaran tahun lalu, yakni 493 orang lansia tunggal dan disabilitas 193 orang. Hal tersebut karena bantuan belum terealisasi di seluruh kecamatan di Buleleng. Setelah sosialisasi ini diharapkan bantuan permakanan bisa segera terealisasi. Kemensos memprogramkan bantuan permakanan ini disiapkan dari bulan Juli hingga Desember mendatang.7k23

Komentar