nusabali

20 Regu Napak Tilas akan Bermalam di 2 Pos

  • www.nusabali.com-20-regu-napak-tilas-akan-bermalam-di-2-pos
  • www.nusabali.com-20-regu-napak-tilas-akan-bermalam-di-2-pos

AMLAPURA, NusaBali - Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Karangasem mencatat 20 regu akan ambil bagian dalam kegiatan Napak Tilas (pelacakan) jejak pahlawan, serangkaian peringatan HUT ke-78 RI. Start Napak Tilas di Banjar Pemuteran, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Selasa (15/8). Selama perjalanan, semua peserta akan menginap di dua pos.

Hal itu dikatakan Kepala Badan Kesbangpol Karangasem I Wayan Sutapa, didampingi Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan I Nyoman Adil, di ruang kerjanya, Jalan Ngurah Rai Amlapura, Kamis (10/8).

Kata dia, kegiatan Napak Tilas sempat vakum tahun 2019 -2022 karena Covid-19. Napak Tilas bertujuan untuk mengenang perjalanan pasukan Ciung Wanara pimpinan Kolonel Inf I Gusti Ngurah Rai yang melakukan perang gerilya tahun 1946.

Napak Tilas tahun 2018 mengambil start di Lapangan Umum Desa Selat, Kecamatan Selat. Saat itu, wilayah Banjar Pemuteran, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang masuk Kawasan Rawan bencana III, pasca Gunung Agung erupsi sekitar September 2017. Kini, Napak Tilas kembali mengambil start di Banjar Pemuteran, Desa Pempatan. Karena di Banjar Pemuteran ada pejuang yang gugur pada 1 Juni 1946, yakni I Wayan Rahat


Tahun 2018, Napak Tilas diikuti 23 regu, tahun 2017 ada 22 regu, dan kini 20 regu, terdiri dari 9 regu putra dan 11 regu putri. Ada juga regu penyapu ranjau yang berangkat paling depan sekaligus membuka jalan. Jika situasi aman, maka perjalanan berlanjut.

Panitia melombakan regu Napak Tilas. Juara I, II, dan III dapat hadiah uang pembinaan. Selama perjalanan peserta menginap di dua pos, yakni di SDN 1 Sebudi, Banjar/Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Selasa (15/8). Hari kedua, di jaba Pura Laga, Banjar Laga, Desa Nawakerti, Kecamatan Abang, Rabu (16/8). Kemudian, peserta melanjutkan perjalanan dan tiba di Lapangan Tanah Aron, Jalan Ngurah Rai, langsung mengikuti apel HUT RI, 17 Agustus 2023.

“Kami tidak tahu kenapa pesertanya terus menurun, padahal telah melayangkan surat undangan ke seluruh SMA dan SMK se-Karangasem,” jelas Sutapa. Padahal, beber dia, dengan ikut Napak Tilas setidaknya nilai-nilai kepahlawanan dilestarikan sekaligus menanamkan semangat patriotisme kepada generasi muda. “Begitu gigihnya pahlawan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, hingga bertaruh nyawa dengan meninggalkan anak dan istri, serta keluarga,” katanya.

Di bagian lain, Kasek SMAN 1 Amlapura I Ketut Marta Ariana mengaku telah menyiapkan dua regu, masing-asing regu putra dan putri. Dia mengaku sekolahnya rutin mengikutkan siswanya napak tilas. Sebelum terjun, mereka optimal Latihan. ‘’Secara fisik, anak-anak tidak ada kendala,” jelasnya.7k16

Komentar