nusabali

Pemerintah Desa Batuan Gelar Pemeriksaan Mata

  • www.nusabali.com-pemerintah-desa-batuan-gelar-pemeriksaan-mata

GIANYAR, NusaBali - Pemerintah Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar menggandeng John Fawcett Foundation menggelar pemeriksaan kesehatan mata khusus anak-anak di wantilan Pura Dalem Alas Arum, Jumat (30/6).

Pemeriksaan mata gratis ini serangkaian peringatan Bulan Bung Karno. Perbekel Desa Batuan, Ari Anggara mengatakan, sehari sebelumnya, Kamis (29/6) juga melakukan pemeriksaan kesehatan mata khusus lansia. Dari ratusan lansia yang diperiksa, sebanyak 5 lansia mendapat tindakan operasi katara

Menurut Ari Anggara, ada 333 lansia yang melakukan pemeriksaan mata. Sebanyak 328 orang dapat kacamata dan 5 orang dapat tindakan operasi katarak. Sementara pemeriksaan kesehatan mata anak-anak karena cenderung aktif bermain gadget.

“Selain screening, kami edukasi anak-anak tentang kesehatan mata,” jelas Ari Anggara.

Edukasi kesehatan mata disampaikan oleh Koordinator Skrining John Fawcett Foundation, Nengah Sariyasa bersama donatur kegiatan Profesor Paul Trinidad yang sedang
melaksanakan program Bali Studio beserta sejumlah mahasiswa University
of Western Australia (UWA). 

Nengah Sariyasa menjelaskan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kebersihan mata. Di antaranya kebersihan kuku, cara membaca buku, serta jarak aman menggunakan gadget.

“Kuku jari jangan dibiarkan panjang. Saat cuci tangan meski sudah pakai air dan sabun, kotoran masih bisa menempel di sela kuku. Ketika menyentuh bagian tubuh yang terbuka bisa infeksi, terkena penyakit,” ungkap Nengah Sariyasa.

Saat belajar, anak-anak disarankan membaca buku dalam posisi duduk.

Pria asal Karangasem ini juga berbagi rumus agar mata tidak lelah. “Istirahatkan mata setiap 20 menit berinteraksi dengan gadget. Pandang jauh sekitar 20 kaki minimal selama 20 detik. Beraktivitas di luar ruangan sangat bagus menjaga kesehatan mata,” jelasnya.

Tak kalah penting konsumsi makanan kaya vitamin seperti buah dan sayur-sayuran. Vitamin C, A, E sangat dibutuhkan agar mata bisa bekerja secara maksimal. Pemeriksaan mata secara rutin juga perlu dilakukan untuk mengetahui bahwa mata dalam kondisi baik-baik saja. 

Nengah Sariyasa mengingatkan mata katarak bisa dialami oleh siapa saja. Termasuk bayi maupun anak-anak. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti usia, trauma pernah kena benturan, dan bawaan lahir. Sementara katarak pada anak belum banyak ditemukan.

“Katarak bisa disembuhkan dengan operasi,” jelasnya. Kasus yang sering terjadi adalah kelainan refraksi. Dalam kondisi ini, anak-anak memerlukan alat bantu melihat berupa kacamata. *nvi

Komentar