nusabali

Buron 3 Hari, Penganiaya Tetangga Diringkus

  • www.nusabali.com-buron-3-hari-penganiaya-tetangga-diringkus

AMLAPURA, NusaBali
Seorang warga berinisial IKS asal Banjar Dinas Mumbul, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, Karangasem, dibekuk Unit Reskrim Polsek Bebandem saat pulang ke rumahnya pada Rabu (8/3).

Ia ditangkap karena menganiaya IKD warga desa setempat hingga dilarikan ke rumah sakit (RS). Kanit Reskrim Polsek Bebandem Ipda I Gede Alit mengatakan IKS sempat buron selama tiga hari setelah menganiaya IKD. Rabu (8/3) pagi, polisi mendapat informasi dari warga bahwa IKS pulang ke rumahnya untuk ganti baju. "Setelah mendapat laporan, kami langsung bergerak untuk melakukan penangkapan," katanya, Rabu (8/3).

Ipda Alit mengungkapkan saat personel Polsek Bebandem datang, IKS sempat bersembunyi di belakang tumpukan kayu bakar di belakang rumahnya. Namun, setelah berkoordinasi dengan keluarga, IKS akhirnya mau menyerahkan diri. IKS pun dibawa ke Polsek Bebandem untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Akibat perbuatannya, IKS disangkakan Pasal 351 KUHP terkait penganiayaan dengan ancaman hukuman dua tahun delapan bulan penjara," ungkap Ipda Alit.

Kronologi penganiayaan berawal saat IKD mencari janur di kebun miliknya untuk dijual pada Minggu (5/3). Selesai mencari janur, IKD berjalan ke tempat pelanggannya dan melintasi jalan setapak yang melewati kebun IKS.

Namun, tiba-tiba IKD diserang dari belakang oleh IKS menggunakan kayu enau. IKD yang terkejut langsung berlari, tapi IKS terus mengejarnya dan kembali memukul kepala IKD hingga ia terjatuh. Tak berhenti sampai di situ, IKS melanjutkan memukul secara membabi buta bagian kepala dan pinggang IKD.

Beruntung, saat itu ada warga yang kebetulan lewat dan melerainya. Warga kemudian membawa IKD ke RS Balimed karena mengalami luka-luka cukup serius. Akibat peristiwa tersebut IKD harus mendapat 29 jahitan di bagian kepala dan beberapa luka lecet di bagian tangan hingga harus opname selama dua hari.

"Setelah melakukan penganiayaan pelaku kabur sebelum akhirnya berhasil diamankan hari ini. Saat ini, kami masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku untuk mengetahui motifnya sampai melakukan penganiayaan," pungkas Alit. *

Komentar