nusabali

110 Paket Sembako dan 200 Nasi Bungkus Ludes Kurang dari 10 Menit

  • www.nusabali.com-110-paket-sembako-dan-200-nasi-bungkus-ludes-kurang-dari-10-menit

DENPASAR, NusaBali.com – Kesulitan warga Denpasar di masa  pandemi,  lebih-lebih saat PPKM Level 4 tak terelakkan lagi. Utamanya urusan pangan menjadi persoalan keseharian.

Tak pelak dalam berbagai ajang pembagian nasi bungkus atau sembako acapkali dibarengi dengan antusias warga. Seperti yang terjadi di depan Kroffee Bali pada Sabtu (7/8/2021) sore.

Sebanyak 110 paket sembako yang berisikan sayur, beras dan telur plus 200 nasi bungkus sudah ditunggu-tunggu mereka yang membutuhkan. Bahkan kurang dari 10 menit, semua paket itu sudah berpindah tangan dalam pembagian yang dilangsungkan di depan kafe di Jalan Pudak, Timur Pasar Kreneng Denpasar ini.

“Sangat mengkhawatirkan kondisi masyarakat pada masa pandemi ini, paket sembako dan nasi bungkus ludes terbagikan kurang dari 10 menit saja,” ujar Agung Kristana, owner Kroffee Bali. 

Masyarakat yang datang dalam kegiatan berbagi tersebut sangat antusias menyambut bantuan paket sembako yang diberikan. “Kalau paket sembako kan bisa digunakan di kemudian hari, kalau nasi bungkus hanya bisa dikonsumsi pada hari ini saja,” tambah Agung Kristana.

Lebih lanjut Agung Kristana pun menyebutkan bahwa, di keadaan sulit seperti saat ini membuat masyarakat menyampingkan rasa malunya, dan lebih mengutamakan pemenuhan kebutuhan pokok untuk hidup sehari-hari, dan rela mengantri berdesak-desakan, dalam kegiatan berbagi yang telah terselenggara. 

“Sangat mengkhawatirkan jika melihat antusias masyarakat seperti tadi, tingginya antusias masyarakat dalam acara berbagi menandakan bahwa dalam situasi sulit seperti saat ini, banyak masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan sembako tersebut demi menyambung hidupnya,” jelasnya.

Kegiatan berbagi ini adalah Gendo Law Office (GLO) dan Kroffee. Sumber dana dari kegiatan berbagi tersebut, berasal dari berbagai pihak seperti dari GLO sendiri, dan sahabat-sahabat GLO, yang dominan menjadi donatur. Namun untuk pelaksanaannya, kali ini diserahkan kepada Kroffee Bali. “Sumber dana dari teman-teman juga, dan orang-orang baik lainnya, yang enggan disebutkan namanya,” ujarnya.

Agung Kristana pun berharap agar selanjutnya dapat terus konsisten mengadakan acara berbagi di masa pandemi. Dan dari kegiatan berbagi yang telah terlaksana tersebut, dirinya berharap agar masyarakat lain tergugah untuk melaksanakan hal baik yang serupa. “Mari sebarkan virus-virus kebaikan,” ajaknya. 

Dirinya pun juga menambahkan, bahwa kelaparan yang terjadi di masa pandemi menjadi masalah serius yang harus ditangani bersama. 

Kemudian Agung Kristana pun menjelaskan, bahwa kegiatan berbagi yang sudah terlaksana, murni karena rasa ingin membantu, dan sedikit meringankan beban masyarakat, di masa pandemi saat ini. 

“Kegiatan pun akan terus dievaluasi, mudah-mudahan ke depannya agar dapat menyediakan paket sembako maupun nasi bungkus lebih banyak lagi masyarakat yang lain juga kebagian,” tutupnya. *rma

Komentar