nusabali

Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Apresiasi TOSS Center

  • www.nusabali.com-direktur-lingkungan-hidup-kementerian-ppnbappenas-apresiasi-toss-center

SEMARAPURA, NusaBali
Direktur Lingkungan Hidup, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Medrilzam, mengunjungi Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center Gema Santi, Banjar Karangdadi, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Kamis (20/5).

Kunjungan serangkaian rencana transformasi ekonomi Bali hijau dan rendah karbon antara Bappenas dengan Pemprov Bali di bidang pengelolaan sampah. Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bappeda Provinsi Bali I Wayan Wiasthana Ika Putra, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali I Made Teja, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung I Ketut Suadnyana, dan Kepala Baperlitbang Klungkung Anak Agung Gede Lesmana.

Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Medrilzam  menyampaikan bahwa TOSS Center merupakan mimpi yang belum pernah terealisasi sejak tahun 1993. "Bagi saya pribadi, ini merupakan mimpi yang sudah lama saya idamkan dalam menangani permasalahan sampah, dan akhirnya dapat direalisasikan oleh Kabupaten Klungkung,” ujar Medrilzam.

Medrilzam sangat mengapresiasi program inovasi Pemkab Klungkung berupa TOSS Gema Santi dalam mengelola sampah dengan konsep mengelola sampah dari sumber. Dia menilai program inovasi ini dapat menjadi contoh sangat baik untuk diterapkan di seluruh Indonesia. "Kami mengharapkan agar pemerintah derah maupun pemerintah pusat dapat belajar dari Pemkab Klungkung," kata Medrilzam.

Selain itu, inovasi TOSS Gema Santi dapat menjadi role model dalam bidang pengelolaan sampah berbasis pengelolaan dari sumbernya. Selain ke TOSS Center, rombongan PPN/Bappenas juga mengunjungi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu berkonsep Refuse, Reduce, Recycle (TPST 3R), di Desa Paksebali, Kecamatan Dawan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan I Ketut Suadnyana mengatakan, dalam perkembangannya, TOSS Center saat ini sudah dikolaborasikan dengan Kebun Hatinya PKK, koperasi dan juga bekerjasama dengan Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia (APSI). Inovasi TOSS yang diciptakan tahun 2017 itu telah masuk Top 40 Nasional Inovasi Pelayanan Publik. TOSS Center ini dibangun di atas lahan Provinsi Bali seluas 1,9 hektare. *wan

Komentar