nusabali

Juara Aquascape Contest Bali 2020 Berbagi Tips

  • www.nusabali.com-juara-aquascape-contest-bali-2020-berbagi-tips

DENPASAR, NusaBali
Kontes Regional Aquascape Bali 2020 akhirnya memunculkan nama Revando atau biasa disapa Vando sebagai juara. Bukan hanya mendapatkan poin terbanyak dari juri, karya pemuda 26 tahun ini juga menjadi pilihan teratas versi pengunjung Bron Café, Renon, Denpasar.

Dalam kontes yang digelar Perkumpulan Scaper Bali Bersatu (PSBB) pada 7-8 November 2020, Vando menyisihkan 29 peserta lainnya dari seluruh Bali. Totalitasnya mengikuti ajang ini juga tidak tanggung-tanggung karena pernik hiasan aquascape sampai didatangkan dari luar Bali. “Saya persiapkan hardscape kayu dari cemara laut yang didatangkan dari Bangka Belitung ,” kata Vando yang mengaku menghabiskan anggaran Rp 3 juta untuk lomba.

Persiapan pria kelahiran Blitar itu  pun tidak asal-asalan. Sekitar 1,5 bulan sebelumnya mendatangkan cemara laut untuk setting dan menumbuhkan daunnya. Hasilnya memang tidak mengecewakan, karya aquascape-nya menjadi karya terbaik dalam lomba yang diikuti 30 peserta tersebut.

Aquascape yang dibuat Vando punya konsep yang akhirnya membawanya menjadi pemenang. “Ini temanya refleksi diri begitu. Kalau dilihat kan jernih, bening seperti cermin,” ujar pria kelahiran 11 Juli 1994 ini.


Vando mengaku belajar aquascape secara otodidak. Dari kecil dia memang suka bermain ikan.  “Yang penting yakin dan terus berusaha. Terus belajar, cari referensi dan tema-tema menarik. Semua tergantung niat aja,” kata Vando saat ditanya tips menghasilkan karya terbaik.

Vando menjadi juara dengan mengumpulkan 365 poin. Vando mengungguli Nyoman Marwita dan Riko Juniarta. Sedangkan untuk versi favorit pengunjung, Vando mengumpulkan 133 voter, disusul Nyoman Marwita 125 voter dan I Kadek Sudila 71 voter.

Sementara itu, salah seorang juri, Delly Viki Ramdani, menjelaskan penilaian apa saja pada kontes aquascape kali ini. “Pertama yang kita nilai paling tinggi dari originalitas ide. Kemudian, pada kesesuaian tanaman, seperti penempatan posisinya akan mempengaruhi penilaian,” jelas Delly yang datang jauh-jauh dari Depok, Jawa Barat.


Delly sendiri telah kedua kalinya menjadi juri pada ajang kontes aquascape di Bali. Ia mengaku kagum akan perkembangan aquascape di Bali. “Walaupun pandemi, perkembangannya luar biasa pesat. Secara skill dan kreativitas juga luar biasa berkembang sangat jauh,” ujarnya.

Terakhir, Delly berharap agar seniman-seniman aquascape Bali bisa berkembang dan bersaing secara nasional. “Apalagi Bali kan juga daerah pariwisata dan terkenal dengan budaya serta seninya,” tutup Delly. *cla

Komentar